TASIKMALAYA – Sebanyak 30 siswa penghafal Al-Qur’an (tahfiz) di Kota Tasikmalaya mendapat bantuan perlengkapan sekolah dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya melalui program prioritas Tasik Pintar (Pendidikan Tasik Rancage). Bantuan ini merupakan tahap realisasi yang menyasar total 60 siswa dari enam sekolah berbeda.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Tasikmalaya, Rojab Riswan Taufik, serta Kabid SMP Disdik, Dani, di SMPN 12 Kota Tasikmalaya pada Rabu (26/11/2025).
Wali Kota Viman menyampaikan apresiasi atas program tersebut dan berharap bantuan ini dapat memotivasi siswa untuk lebih giat belajar. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan karakter di Kota Tasikmalaya.
“Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk lebih giat belajar. Program ini sekaligus memperkuat pendidikan karakter di Kota Tasikmalaya. Syarat utama untuk menerima bantuan adalah hafal minimal satu juz Al-Qur’an,” ujarnya.
Wali Kota Viman juga berharap ke depan jumlah bantuan dapat ditingkatkan agar lebih banyak siswa, khususnya yang kurang mampu, dapat merasakan manfaatnya.
“Saya titip kepada para guru untuk terus memberikan pendidikan karakter kepada siswa. Ke depannya, tidak hanya alat sekolah yang akan diberikan, tetapi juga dukungan lain untuk siswa kurang mampu. Kami akan menyiapkan waktunya,” tambahnya.
Program Tasik Pintar merupakan inisiatif utama Pemkot Tasikmalaya yang berfokus pada pengembangan pendidikan secara menyeluruh. Program ini tidak hanya menekankan kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda yang berbudaya, religius, dan inklusif.
Wali Kota menegaskan bahwa Tasik Pintar merupakan bagian dari program nasional yang diusung Presiden Prabowo, yang menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter.
“Dinas Pendidikan harus fokus bukan hanya pada infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan infrastruktur manusia. Revitalisasi karakter, pengembangan fisik, dan digitalisasi sangat diperlukan untuk menjawab tantangan zaman,” jelas Viman.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Rojab Riswan Taufik, menjelaskan kriteria penerima bantuan adalah siswa yang sudah menghafal minimal satu juz Al-Qur’an.
“Pada tahun 2025, total ada 105 siswa penerima bantuan dari enam kecamatan. Sebanyak 75 siswa sudah menerima bantuan, sedangkan hari ini 30 siswa dari empat kecamatan dan enam sekolah menerima bantuan, yaitu SMPN 11, 12, 14, 15, 20, dan 21, dengan masing-masing sekolah mendapat lima siswa penerima bantuan dan jumlah penerima disesuaikan dengan siswa yang memenuhi kriteria di masing-masing sekolah,” tutupnya.
Jurnalis: Udan Muhdiana
Tidak ada komentar