Hari Pertama Sekolah, SMPN 12 Tasikmalaya Sambut 367 Siswa Baru Lewat Konsep “MPLS Ramah”

waktu baca 3 menit
Senin, 13 Jul 2026 21:43 0 26 Asop Ahmad

Tanpa perpeloncoan dan tanpa tugas yang memberatkan, SMP Negeri 12 Tasikmalaya mengawali tahun ajaran baru dengan konsep “MPLS Ramah”, menghadirkan suasana belajar yang aman, nyaman, sekaligus membangun karakter peserta didik sejak hari pertama sekolah

SIAPBELAJAR.COM – Hari pertama masuk sekolah di SMP Negeri 12 Tasikmalaya berlangsung penuh semangat, Senin (13/7). Sebanyak 367 siswa baru kelas VII mengikuti pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dirancang lebih edukatif, interaktif, dan ramah bagi peserta didik.

Melalui konsep “MPLS Ramah”, sekolah menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan belajar yang aman, bebas dari praktik perpeloncoan maupun tugas-tugas yang tidak relevan. Seluruh rangkaian kegiatan difokuskan untuk membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus menumbuhkan semangat belajar sejak awal.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik, Asep Hermawan, S.Pd., M.Pd., mengatakan hari pertama sekolah menjadi momentum penting bagi siswa untuk memulai perjalanan pendidikan di jenjang SMP.

Pembuatan Website

Menurutnya, MPLS tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, kedisiplinan, rasa hormat, dan motivasi belajar.

Asep menjelaskan bahwa konsep “MPLS Ramah” memiliki makna menyambut siswa dengan pendekatan yang humanis, ramah terhadap peserta didik, peduli terhadap lingkungan, serta tidak membebani orang tua maupun siswa dengan berbagai persyaratan yang tidak diperlukan.

“Tidak ada lagi praktik ospek yang bersifat kasar atau tugas membawa barang-barang yang tidak berkaitan dengan pembelajaran. Semua kegiatan disusun agar siswa merasa nyaman dan siap mengikuti proses belajar,” ujarnya.

Pihak sekolah juga mengajak orang tua untuk terus memberikan dukungan dan motivasi kepada anak selama masa adaptasi di lingkungan sekolah baru serta mempercayakan proses pendidikan kepada para guru.

Berlangsung Lima Hari

Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat, Herlan, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan MPLS dilaksanakan selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli, dengan peserta dibagi ke dalam 11 gugus yang masing-masing beranggotakan sekitar 34–36 siswa.

Selama pelaksanaan MPLS, siswa akan mendapatkan berbagai materi sesuai pedoman Dinas Pendidikan. Materi tersebut mencakup pengenalan kurikulum, tata tertib sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, serta Wawasan Wiyata Mandala.

Selain itu, sekolah juga memberikan edukasi mengenai bahaya pinjaman online (pinjol), NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif), serta dampak negatif penyalahgunaan teknologi digital, termasuk kecanduan game yang berpotensi mengarah pada perjudian maupun masalah keuangan.

Agar lebih mudah dipahami, penyampaian materi tidak hanya melalui penjelasan di kelas, tetapi juga menggunakan media film pendek yang disesuaikan dengan karakteristik remaja saat ini.

Rangkaian kegiatan hari pertama diawali dengan upacara pembukaan, perkenalan guru dan tenaga kependidikan, pembagian kelompok, hingga sesi tanya jawab yang dipandu guru pembimbing bersama pengurus OSIS. Suasana hangat dan penuh kebersamaan diharapkan mampu membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tahun ajaran baru.

Jurnalis: Udan Muhdiana

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
Pembuatan Website
LAINNYA