Sebanyak 110 anak dari Kabupaten dan Kota Tasikmalaya mengikuti khitanan massal dalam rangka Hari Anak Nasional 2026. Kegiatan sosial ini menjadi simbol kepedulian bersama terhadap kesehatan, kesejahteraan, dan masa depan anak-anak.
SIAPBELAJAR.COM – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan khitanan massal di Gedung Islamic Center Singaparna, Rabu–Kamis (22–23/7/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 ini diikuti oleh 110 anak dari berbagai wilayah Kabupaten dan Kota Tasikmalaya.
Mengusung tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas”, khitanan massal tidak hanya menjadi pelaksanaan ibadah sunnah, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian sosial untuk membantu keluarga serta mendukung tumbuh kembang anak yang sehat.
Sejak pagi, para peserta hadir bersama orang tua masing-masing untuk mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan sebelum menjalani proses khitan. Seluruh layanan dilakukan oleh tenaga medis profesional dengan mengutamakan aspek keamanan dan kenyamanan peserta.
Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayubi, S.P., M.I.P., menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen mewujudkan lingkungan yang ramah anak melalui peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, perlindungan anak, serta penguatan peran keluarga.
Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci agar setiap anak dapat tumbuh dengan aman, sehat, dan memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.
Gerakan Hak Anak
Khitanan massal merupakan salah satu agenda utama dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Tasikmalaya. Selain layanan kesehatan tersebut, panitia juga menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial lainnya, seperti bakti sosial bagi 1.100 anak korban kekerasan, pertunjukan seni dan kreativitas anak, serta permainan edukatif.
Salah seorang peserta, Hizqil Nadmi Sabin Abdad (6) dari Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut bersama peserta lainnya. Meski sempat merasa gugup, suasana yang ramah membuatnya lebih berani menjalani proses khitan.
Orang tua Hizqil, Dian Fitri Andriani, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, program ini sangat membantu masyarakat dan diharapkan menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang terlibat.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Fajar (9), peserta asal Kecamatan Singaparna, yang berharap dapat segera pulih agar bisa kembali bermain dan belajar bersama teman-temannya.
Kegiatan Hari Anak Nasional 2026 turut dihadiri oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, Wakil Ketua KPAI Dr. Jasra Putra, Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto, perwakilan Gandara Group 37, serta Sahabat Ryano.
Melalui rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut, penyelenggara berharap kepedulian masyarakat terhadap pemenuhan hak, kesehatan, dan perlindungan anak semakin meningkat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Jurnalis: Udan Muhdiana
Tidak ada komentar