SIAPBELAJAT.COM – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap bulan Mei, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Perjuangan (UNPER) Tasikmalaya menyelenggarakan kegiatan bertajuk Harmoni Pendidikan. Acara ini menjadi ajang dialog edukatif sekaligus ruang berbagi gagasan demi menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih harmonis dan berkualitas.
Mengusung tema “Menata Pendidikan Hari Ini, Menjemput Masa Depan yang Lebih Baik”, kegiatan ini menghadirkan sederet tokoh inspiratif dari berbagai latar belakang, di antaranya Abdul Palah, S.Ag., M.Pd.I (praktisi pendidikan), Ardiana Nugraha, S.Sos. (aktivis mahasiswa), Dr. Geri Syahril Sidik, M.Pd. (akademisi dan Dekan FKIP UNPER), Asep Rizal Asy’ari, S.Pd. (aktivis pendidikan), serta Habib Qosim Nurwahab, S.Pd.I. (anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya).
Bertempat di Aula Gedung UNPER, Jalan Pembela Tanah Air (PETA), Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, acara yang digelar pada Selasa, 27 Mei 2025 ini dikemas dalam bentuk diskusi panel. Fokus pembahasan meliputi tantangan sistem pendidikan saat ini, kebutuhan infrastruktur pendidikan, serta arah kebijakan pendidikan di masa depan.
Rektor Universitas Perjuangan, Dr. H.D. Yadi Heryadi, Ir., M.Sc, mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menyelenggarakan forum diskusi yang konstruktif ini. Ia berharap kegiatan seperti ini menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam pembangunan pendidikan di Kota Tasikmalaya dan Indonesia secara umum.
“Kami ingin pendidikan di UNPER tak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk karakter tangguh dan berakhlak. Sesuai dengan nilai perjuangan Siliwangi: Cageur, Bageur, Bener, Pinter tur Singer,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau menambahkan pentingnya mahasiswa untuk memahami makna sejati pendidikan dan menanamkan semangat belajar sepanjang hayat, seperti pesan yang diwariskan oleh L. Mashudi.
Ketua BEM UNPER, Muhamad Abdul Rofi, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang diskusi sekaligus momentum untuk menumbuhkan budaya berpikir kritis di kalangan mahasiswa. “Melalui forum ini, kita menyalurkan ide, beradu gagasan, dan merancang langkah nyata untuk kemajuan pendidikan di Kota Tasikmalaya,” ujarnya.
Senada, Koordinator BEM UNPER, Faisal Abdurahman, menekankan bahwa keseriusan BEM dalam dunia pendidikan tercermin dari pemilihan topik dan narasumber. “Kami ingin menjadi bagian dari solusi pendidikan, mulai dari isu kurikulum, kualitas tenaga pendidik, hingga arah kebijakan. Dengan menghadirkan pemateri dari legislatif dan praktisi pendidikan, mahasiswa bisa menyampaikan gagasan langsung kepada pihak yang berwenang,” tuturnya.
Faisal pun mengajak seluruh mahasiswa untuk terlibat aktif. “Mari kita manfaatkan forum ini untuk berdiskusi secara terbuka. Sampaikan ide dan harapan demi pendidikan yang lebih baik,” pungkasnya.
Oleh Udan Muhdiana / Editor Asop Ahmad
Tidak ada komentar