TASIKMALAYA – Universitas Perjuangan Tasikmalaya (UNPER) menggelar Perisai IV Se-Jawa Barat tingkat Penggalang dan Penegak Pramuka, Sabtu (07/02/2026). Kegiatan bertema Gerakan langkah, wujudkan asa bersama perisai ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan kompetensi Pramuka dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Ketua Pelaksana, Rizka Aryanti Nur Fauziah, menyampaikan bahwa Perisai IV diikuti lebih dari 1.000 peserta yang mewakili 29 pangkalan untuk masing-masing tingkat. Peserta berasal dari Kota dan Kabupaten Tasikmalaya serta sejumlah daerah lain di Jawa Barat.
“Setiap tahun jumlah peserta terus meningkat. Awalnya hanya dikenal dari mulut ke mulut, kini penyebaran informasi melalui media sosial membuat partisipasi semakin luas,” ujarnya.
Beragam perlombaan digelar, di antaranya LKBB Miniatur Pioneering, Semapur Dance, Perisai Song, Vokal Solo, serta lomba video kreatif melalui Instagram resmi kegiatan. Para peserta memperebutkan Tropi Umum, Tropi Bergilir, Tropi Favorit, Tropi Kejuaraan Mata Lomba, hingga Tropi Danpas Terbaik.
Juri Miniatur Pioneering, Mimbar Rustamin, menyebut tahun ini sebagai penyelenggaraan dengan jumlah peserta terbanyak. Penilaian dilakukan berdasarkan empat aspek utama, yaitu kekuatan, kerapihan, kreativitas, dan teknik ikatan dengan bobot seimbang. Untuk tingkat Penggalang, peserta membuat miniatur menara pandang, sedangkan tingkat Penegak menampilkan karya bertema alat yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
“Menang atau kalah bukan tujuan utama. Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi hasil latihan di sekolah masing-masing,” jelasnya.
Salah satu peserta, Siti Nur Hofifah dari SMK Manangga Pratama, mengaku antusias mengikuti lomba Semapur Dance meski sempat merasa gugup. Ia menilai kegiatan ini mendorong peserta untuk tampil percaya diri dan menjunjung sportivitas.
Perisai IV tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembentukan karakter, kreativitas, dan kebersamaan generasi muda Pramuka di Jawa Barat.
Jurnalis Udan Muhdiana
Tidak ada komentar