SIAPBELAJAR.COM – Meningkatnya tingkat polusi udara berimbas pada kualitas udara di sekitar rumah. Untuk membawa kembali kesegaran, tanaman rumah penghasil oksigen bisa menjadi solusi.
Taman vertikal di rumah merupakan solusi design arsitektur yang menjawab kebutuhan penghuni rumah atas pemenuhan tersedianya tanaman rumah penghasil oksigen di samping taman horizontal.
Saat di luar, mungkin tidak dapat menghindari polusi. Namun di rumah, masih dapat memastikan untuk mendapat udara bersih dan oksigen yang cukup dengan tanaman dalam ruangan.
Ragam Tanaman
1. Sirih Gading
Tanaman rumah yang memiliki nama ilmiah Epipremnum Aureum ini mempunyai ciri khas menyukai cahaya sedang, cukup terang tanpa matahari. Sebagai tanaman rumah penghasil oksigen, sirih gading dapat menjaga sirkulasi udara di dalam rumah agar terjaga dengan baik. Selain itu, tanaman rumah ini mampu menyedot racun berbahaya serta menghilangkan jenis polutan seperti benzena, toluena, formaldehida, karbon monoksida dan xilena.
Sirih gading juga dapat menjaga kelembapan udara di dalam rumahmu. Dan tanaman ini mampu menyerap karbon dioksida hingga 17,10%.
2. Peace Lily
Peace Lily merupakan salah satu tanaman penghasil oksigen yang berasal dari hutan hujan tropis Kolombia dan Venezuela. Bentuknya yang cantik membuat tanaman rumah ini menjadi salah satu tanaman favorit untuk digunakan sebagai dekorasi rumah yang memiliki banyak manfaat. Peace Lily dapat menetralkan gas beracun seperti karbon monoksida dan formaldehida, gas tersebut akan diserap sehingga udara di dalam rumah tetap terjaga kebersihannya.
Selain itu tanaman penghasil oksigen satu ini juga dapat membantu kamu yang memiliki permasalahan tidur. Udara yang tersaring oleh tanaman rumah ini dapat membuatmu bernafas dengan lebih baik dan membuat kamarmu terasa lebih nyaman, sehingga kamu pun dapat tidur dengan pulas. Selain itu, Peace Lily juga dapat membantumu mengurangi stres.
Peace Lily dapat kamu letakkan juga di area dapur atau kamar mandi, gunanya untuk mencegah pertumbuhan jamur serta spora.
3. Krisan
Tanaman rumah penghasil oksigen berikutnya adalah krisan. Krisan atau Chrysanthemum Morifolium dapat menghilangkan zat berbahaya seperti formaldehida, xylene, benzena dan amonia. Menurut penelitian yang pernah dilakukan oleh NASA, bunga krisan mampu menghilangkan total 76.931 mikrogram benzene di udara dalam waktu 24 jam. Selain itu, krisan dapat memproduksi oksigen lebih tinggi dibandingkan tanaman rumah penghasil oksigen lainnya, karena krisan memiliki lebih banyak daun.
Fakta unik dari bunga krisan, selain dapat menjadi tanaman rumah, bunga ini juga mempunyai khasiat lain bagi kesehatan kamu. Mulai dari membuat saraf menjadi lebih rileks, mencegah penyakit jantung dan stroke hingga perawatan kulit.
4. Lidah Mertua
Lidah mertua atau sansevieria trifasciata masuk ke dalam daftar tanaman rumah penghasil oksigen selanjutnya yang bisa kamu koleksi di rumah. Pasalnya tanaman rumah ini menjadi salah satu tanaman hias yang dapat menghasilkan banyak oksigen. Selain itu peneliti dari Universitas Naresuan, Thailand, mengatakan bahwa lidah mertua dapat menyerap karbon dioksida sebanyak 0,49 ppm/m3 di dalam ruangan tertutup.
Selain karbon dioksida, di malam hari, lidah mertua juga dapat menyerap formaldehida, xilena, benzena dan trichlorethylene.
Bentuk lidah mertua yang artistik juga dapat menambah kesan mewah pada rumahmu. Selain itu perawatan tanaman rumah ini juga cukup mudah, kamu cukup menyiramnya seminggu sekali dan meletakkannya di dekat jendela dengan sinar matahari yang cukup.

Tidak ada komentar