Hari Anak Nasional 2026, KPAID Tasikmalaya dan Kodam III/Siliwangi Siapkan Kampanye Anti-Kekerasan Anak 24 Jam Nonstop

waktu baca 3 menit
Selasa, 14 Jul 2026 12:10 0 18 Asop Ahmad

Bukan sekadar peringatan Hari Anak Nasional, KPAID Kabupaten Tasikmalaya bersama Kodam III/Siliwangi akan menggelar kampanye anti-kekerasan terhadap anak selama 24 jam tanpa henti. Kegiatan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat

SIAPBELAJAR.COM – Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya berkolaborasi dengan Kodam III/Siliwangi untuk menyelenggarakan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 melalui kampanye bertajuk “Anti-Kekerasan pada Anak: 24 Jam Tanpa Jeda”. Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Juli 2026 di Gedung Islamic Center Tasikmalaya.

Program tersebut digagas sebagai bentuk kepedulian terhadap masih tingginya kasus pelanggaran hak anak, sekaligus mengajak masyarakat memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan bagi anak-anak.

Gagasan kolaborasi ini dibahas dalam pertemuan Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto dengan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih di Markas Kodam III/Siliwangi, Selasa (14/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas berbagai langkah untuk memperkuat perlindungan anak di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Tasikmalaya.

Pembuatan Website

Mayjen TNI Kosasih menegaskan bahwa Hari Anak Nasional harus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama para orang tua, agar tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik anak, tetapi juga menjamin hak-hak mereka untuk tumbuh tanpa kekerasan, diskriminasi, maupun rasa takut.

Menurutnya, keluarga merupakan benteng pertama dalam melindungi dan membentuk karakter anak.

Edukasi Perlindungan Anak

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, menjelaskan bahwa kampanye selama 24 jam tanpa henti ini menjadi salah satu upaya membangun kepedulian masyarakat terhadap isu perlindungan anak. Kegiatan tersebut bahkan disebut telah mendapat perhatian dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai kampanye perlindungan anak berdurasi terpanjang yang dilakukan secara estafet.

Peringatan HAN 2026 juga akan dihadiri tokoh pemerhati anak nasional Kak Seto, yang dijadwalkan memberikan dukungan sekaligus motivasi kepada peserta.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat akan disuguhkan berbagai agenda yang melibatkan anak-anak, seperti pertunjukan seni dan budaya, teater, musik, pembacaan puisi, hingga stand-up comedy. Selain itu, akan digelar dialog interaktif mengenai perlindungan anak yang melibatkan orang tua, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan.

Panitia juga menyiapkan kegiatan sosial berupa penyaluran santunan kepada anak yatim dan anak yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian bersama.

Ato Rinanto menegaskan, penyelenggaraan Hari Anak Nasional tahun ini mengusung tiga tujuan utama, yakni meningkatkan kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap hak anak, memperkuat sinergi antarlembaga dalam pengawasan dan perlindungan anak, serta mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya positive parenting atau pola asuh positif.

Ia mengingatkan bahwa sesuai amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, tanggung jawab melindungi anak bukan hanya berada di tangan pemerintah, melainkan menjadi kewajiban bersama keluarga, masyarakat, dunia usaha, media, dan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui momentum Hari Anak Nasional 2026, KPAID Kabupaten Tasikmalaya berharap kampanye ini mampu mendorong lahirnya lingkungan yang lebih ramah anak, sehingga setiap anak dapat tumbuh dengan aman, memperoleh hak-haknya secara utuh, dan berkembang menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Jurnalis: Udan Muhdiana

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
Pembuatan Website
LAINNYA