Jawa Barat Darurat Ancaman Anak, KPAID dan Pangdam Siliwangi Soroti Peran Keluarga

waktu baca 3 menit
Kamis, 25 Jun 2026 10:59 0 24 Asop Ahmad

Gawai, narkoba, perundungan hingga radikalisme menjadi ancaman serius bagi generasi muda Jawa Barat. Forum KPAID Jawa Barat bersama Pangdam III/Siliwangi menegaskan bahwa keluarga merupakan benteng utama dalam melindungi masa depan anak-anak

SIAPBELAJAR.COM – Forum Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Jawa Barat menggelar pertemuan dan silaturahmi dengan Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, di Markas Kodam III/Siliwangi, Bandung, Rabu (24/6/2026). Pertemuan tersebut membahas berbagai persoalan yang mengancam tumbuh kembang anak sekaligus persiapan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026.

Ketua Forum KPAID Jawa Barat, Ato Rinanto, menyampaikan bahwa anak-anak saat ini menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi mengganggu perkembangan mental, sosial, dan psikologis mereka. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama seluruh elemen masyarakat.

“Anak-anak merupakan aset masa depan bangsa. Namun saat ini mereka menghadapi berbagai ancaman yang membutuhkan penanganan serius dan kolaboratif,” ujarnya.

Pembuatan Website

Ancaman Serius bagi Anak

Dalam pertemuan tersebut, KPAID Jawa Barat memaparkan sejumlah persoalan yang dinilai menjadi ancaman nyata bagi generasi muda. Mulai dari ketergantungan gawai, pergaulan bebas, tindak kriminalitas, eksploitasi anak, perundungan, radikalisme, penyalahgunaan minuman beralkohol dan narkotika, hingga ancaman stunting yang bahkan dapat terjadi sejak masa kehamilan.

Menurut Ato, berbagai persoalan tersebut dapat berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan apabila tidak ditangani secara serius oleh seluruh pihak.

Ia menilai, tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya karena perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang berlangsung sangat cepat.

Benteng Utama

Forum KPAID Jawa Barat menegaskan bahwa keluarga memiliki peran paling penting dalam mencegah berbagai ancaman tersebut. Orang tua dinilai menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter, memberikan perlindungan, serta mengawasi tumbuh kembang anak.

“Keluarga adalah fondasi utama. Pendidikan karakter pertama lahir dari rumah. Karena itu, peran orang tua sangat menentukan masa depan anak,” kata Ato.

Pandangan tersebut mendapat respons positif dari Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih. Dalam kesempatan itu, ia berbagi pengalaman hidup yang menurutnya tidak terlepas dari didikan keluarga serta doa orang tua.

Kisah Inspiratif

Mayjen TNI Kosasih menceritakan perjalanan hidupnya sejak masa kecil yang penuh keterbatasan. Ia mengaku tumbuh dalam keluarga sederhana dan pernah aktif menjadi marbot masjid sejak duduk di bangku SMA.

Menurutnya, doa dan harapan orang tua menjadi kekuatan besar yang mengantarkannya hingga dipercaya menjabat sebagai Pangdam III/Siliwangi.

“Orang tua saya selalu mendoakan agar saya bisa menjadi pribadi yang bermanfaat dan berhasil. Alhamdulillah, doa itu menjadi penyemangat dalam perjalanan hidup saya,” ungkapnya.

Film Siap Diproduksi

Selain membahas perlindungan anak, pertemuan tersebut juga mematangkan rencana pembuatan film biografi berjudul Jenderal Urang. Film tersebut akan mengangkat perjalanan hidup dan pengabdian Mayjen TNI Kosasih, termasuk kiprahnya dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan perlindungan anak.

Forum KPAID Jawa Barat menilai sosok Pangdam III/Siliwangi dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya para orang tua, dalam mendidik dan membimbing anak-anak agar memiliki karakter kuat dan semangat meraih cita-cita.

Mayjen TNI Kosasih menyambut baik rencana tersebut dan berharap film yang akan diproduksi mampu memberikan pesan positif kepada masyarakat.

“Saya berharap film ini bisa menjadi inspirasi bagi para orang tua tentang pentingnya mendidik, membimbing, dan mendoakan anak-anak agar mampu meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama antara Forum KPAID Jawa Barat dan Kodam III/Siliwangi untuk terus memperkuat sinergi dalam upaya perlindungan anak. Kedua pihak sepakat bahwa masa depan Jawa Barat dan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang sehat, aman, dan penuh kasih sayang.

Jurnalis: Udan Muhdiana

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
Pembuatan Website
LAINNYA