Disdukcapil Jadi Fondasi Layanan Publik, Pemkot Tasikmalaya Dorong Penguatan Data dan Anggaran 2027

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Mar 2026 13:13 0 21 Asop Ahmad

SIAPBELAJAR.COM – Walikota Tasikmalaya Dicky Candra menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Sektoral Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tasikmalaya, Selasa (03/03/2026). Kegiatan ini menegaskan pentingnya data kependudukan yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menekankan bahwa administrasi kependudukan merupakan fondasi utama berbagai kebijakan publik. Data dari Disdukcapil menjadi rujukan dalam sektor pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga pembangunan infrastruktur.

“Semua kebutuhan masyarakat, mulai sekolah, pernikahan, hingga layanan perbankan, bergantung pada dokumen kependudukan. Ini hulu dari seluruh pelayanan,” ujarnya.

Ia mengapresiasi inovasi Disdukcapil yang terus meningkatkan kualitas layanan melalui digitalisasi dan program jemput bola ke masyarakat. Menurutnya, upaya tersebut penting agar seluruh warga memiliki dokumen resmi yang sah secara hukum. Ia juga mendorong penambahan anggaran, khususnya untuk sosialisasi program pada 2027 agar layanan semakin dikenal luas.

Pembuatan Website

Sementara itu, Kepala Disdukcapil, Maman R. Setiadi, menyebut Musrenbang sebagai momentum strategis menyelaraskan program kerja dengan visi Pemerintah Kota Tasikmalaya. Ia menegaskan, pemahaman masyarakat tentang pentingnya KTP dan KK masih perlu ditingkatkan karena dokumen tersebut menjadi syarat utama berbagai layanan.

Disdukcapil memiliki sejumlah program unggulan, seperti Isbat Nikah, SIPATEN (layanan cetak mandiri akta kematian), SIPANGLI (akta kelahiran di kelurahan), PANDA BINAKID (kolaborasi dengan tenaga kesehatan), MASPUR untuk pembaruan data ASN pensiun, serta PASUTRI dan Perikatan Kasih yang memungkinkan pasangan memperoleh dokumen baru segera setelah akad atau pemberkatan.

Melalui sinergi perencanaan ini, Pemkot Tasikmalaya menargetkan sistem administrasi kependudukan yang semakin modern, transparan, dan responsif, sekaligus memperkuat kualitas data sebagai pondasi pembangunan yang tepat sasaran.

Jurnalis: Udan Muhdiana

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
Pembuatan Website
LAINNYA