Asep Yudi Sebut Bentuk Karakter Disiplin Jadi Tonggak Kekokohan Sekolah

waktu baca 3 menit
Minggu, 20 Agu 2023 17:35 0 176 Udan Muhdiana

SIAPBELAJAR.COM – Menurut Humas SMAN 10 Tasikmalaya, Asep Yudi, pendidikan karakter sebagai upaya yang dirancang secara sengaja untuk memperbaiki karakter para siswa. Pendidikan ini tidak hanya diperoleh dari lingkungan keluarga saja tetapi sekolah juga berhak dalam melaksanakan pendidikan karakter pada siswanya.

“Adanya pendidikan karakter di sekolah akan membantu pembentukkan kepribadian yang baik dalam diri siswa. Pendidikan di sekolah sangat diperlukan, walaupun dasar dari pendidikan karakter adalah di dalam keluarga, selain itu kedisiplinan akan menjadi tonggak kekuatan sekolah. Jika seorang anak mendapatkan pendidikan karakter yang baik dari keluarganya maka anak tersebut akan berkarakter baik pada tahap selanjutnya” paparnya.

Guru dan peserta didik yang menjadi garda terdepan dalam dunia pendidikan sudah sepantasnya memberikan pengalaman serta ilmu yang terbaik untuk para generasi muda melalui beberapa upaya. Menurut Asep, hal tersebut bertujuan untuk mengembangkan karakter siswa yang lebih produktif, disiplin dan lebih berwawasan luas untuk ke depannya.

“Guru merupakan jantung dalam dunia pendidikan selain menjadi seorang pengajar tugas utama guru adalah sebagai pendidik yang optimal. Hal ini sangat diperlukan untuk membangun kepribadian siswa secara alami. Dengan begitu tercipta peraturan yang dikeluarkan oleh sekolah yang bertujuan mengembangkan karakter siswa melalui kedisiplinan di sekolah.” Tambahnya.

Pembuatan Website

Disiplin, kata Asep, merupakan suatu hal taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya yang merupakan tanggung jawab seseorang, kedisiplinan merupakan sikap yang semua orang belum tentu memilikinya. Tujuan dari kedisiplinan yaitu sebagai ketetapan ataupun kemauan seseorang yang menjamin kepercayaan seseorang.

“Apabila kita disiplin kemungkinan besar kita bisa menahan diri kita untuk tidak terlelap lama-lama dengan hal tersebut. Selain itu kedisiplinan seseorang bisa menjadi contoh yang baik untuk masyarakat yang ada di sekitarnya, dan untuk menghilangkan kebiasaan buruk diperlukan sikap yang tegas untuk membentuk karakter peserta didik” jelasnya.

Tujuan lain dari kedispilinan, lanjut Asep, sebagai upaya pendidik untuk menciptakan generasi yang mampu menghargai dan menghormati orang lain. Dengan hal itu peserta didik mampu menciptakan dasar karakter yang baru dalam hidupnya dan mampu memecahkan rasa malas. Apabila seseorang terus mengulur waktu maka kedisiplinan akan pudar perlahan-lahan.

“Untuk mencegah hal tersebut terjadi ada beberapa upaya yang harus diterapkan dalam membentuk karakter siswa melalui kedisiplinan di sekolah, antara lain melakukan pengecekan setiap minggu, hal ini bertujuan agar para peserta didik mampu mematuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak sekolah, kemudian dikenakan sanksi bagi yang melanggar” tegas Asep

“Untuk menciptakan rasa jera bagi siapapun yang melanggar dan semua hukuman dilakukan tanpa memandang bulu, apabila terdapat peserta didik yang membawa sesuatu yang aneh dan melanggar ketentuan dari peraturan sekolah maka sudah sewajibnya barang tersebut disita, juga meningkatkan peraturan secara efektif. Apabila suatu sekolah memiliki peraturan yang ketat mengenai pembimbingan karakter siswa maka seluruh siswa yang terlibat tentunya akan memiliki kepribadian yang baik dan juga disiplin” tutup Asep

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA