Dari Langkah Kecil ke Masa Depan Hijau, Sekolah Didorong Ramah Lingkungan

waktu baca 2 menit
Minggu, 5 Apr 2026 09:13 0 52 Asop Ahmad

SIAPBELAJAR.COM – Gerakan hidup ramah lingkungan kini mulai dibiasakan dari bangku sekolah. Sejalan dengan inisiatif nasional yang digagas Prabowo Subianto, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia mendorong siswa menggunakan transportasi berkelanjutan seperti berjalan kaki, bersepeda, hingga transportasi umum.

Kebijakan ini diperkuat melalui Surat Edaran Nomor 10 Tahun 2026, yang tidak hanya bertujuan menghemat energi, tetapi juga membentuk karakter siswa agar lebih mandiri, sehat, dan peduli lingkungan sejak dini.

Menurut Rusprita Utami, kebiasaan sederhana seperti bersepeda ke sekolah memiliki dampak besar—mulai dari menekan polusi udara hingga mengurangi konsumsi bahan bakar. Bahkan, pembatasan kendaraan di sekitar sekolah terbukti mampu menurunkan polusi secara signifikan.

Namun, perubahan ini tidak lepas dari perhatian terhadap keselamatan. Pemerintah mendorong penguatan Zona Selamat Sekolah serta kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dinas perhubungan dan kepolisian, agar siswa memiliki akses rute yang aman.

Pembuatan Website

Lebih dari sekadar kebijakan, langkah ini membawa efek berantai: mengurangi kemacetan, meningkatkan efisiensi energi, dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat. Sekolah pun didorong menjadi contoh nyata dalam praktik hemat energi, mulai dari penggunaan listrik hingga pemanfaatan cahaya alami.

Pada akhirnya, gerakan ini menegaskan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari hal sederhana. Dari langkah kaki menuju sekolah, lahir generasi yang lebih sadar lingkungan—sebuah fondasi penting bagi masa depan Indonesia yang berkelanjutan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
Pembuatan Website
LAINNYA