TASIKMALAYA – Suasana haru dan semangat kebersamaan mewarnai acara pisah sambut Kepala SMA Negeri 10 Kota Tasikmalaya, Kamis (20/11/2025). Dalam acara yang khidmat di aula sekolah tersebut, M.E. Suhartono, S.Sos., M.Pd., secara resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Asep Risris Triyadi, M.Pd., M.M.
Acara yang dihadiri oleh segenap guru, staf, siswa, dan perwakilan orang tua murid ini menjadi momen refleksi atas berbagai capaian sekaligus membuka lembaran baru bagi kemajuan sekolah.
Warisan Kepemimpinan dan Keluarga Angkat di Tasikmalaya
Dalam sambutan perpisahannya, Suhartono tidak hanya menyampaikan terima kasih, tetapi juga membagikan kisah personal yang menghangatkan hati. Ia mengungkapkan rasa syukur karena meski awalnya datang ke Tasikmalaya tanpa sanak saudara, selama lebih dari dua tahun ia merasakan sambutan hangat layaknya keluarga.
“Saya diberikan banyak saudara dan orang tua angkat yang senantiasa mendukung. Ini mencerminkan karakter orang Tasik yang sangat menghormati dan menjaga nilai-nilai kekeluargaan,” ujarnya penuh rasa haru.
Visi dan Pencapaian yang Ditinggalkan
Suhartono juga memaparkan visi besarnya selama memimpin. Ambisinya adalah menempatkan SMAN 10 bukan hanya sejajar, tetapi sebagai sekolah unggul dan berprestasi. Ia mengapresiasi pembangunan fisik, seperti empat ruang kelas baru dan yang sedang menjadi perhatian utama: penyelesaian pembangunan Masjid SMAN 10.
“Saya percaya keberhasilan tidak hanya diukur dari fisik bangunan, tetapi juga dari penguatan kemampuan akademik dan karakter siswa. Potensi mereka luar biasa, dan sudah seharusnya kita dukung hingga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tegasnya.
Ia berharap sinergi seluruh pihak terus berlanjut untuk mewujudkan visi sekolah menjadi yang terbaik di Kota Tasikmalaya dan nasional.
Komitmen Kepala Sekolah Baru dan Fokus Ke Depan
Menerima tampuk kepemimpinan, Asep Risris Triyadi menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, sekaligus berinovasi.
“Saya berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran, kegiatan siswa, serta kepedulian terhadap lingkungan sekolah. Peran aktif masyarakat juga menjadi perhatian kami,” ungkap Asep.
Ia menegaskan bahwa visi sekolah ke depan tidak hanya pada keunggulan akademik, tetapi juga penguatan pendidikan karakter dan penguasaan teknologi. Salah satu PR besar yang menjadi perhatiannya adalah penyelesaian pembangunan masjid sekolah, yang akan menjadi pusat kegiatan ibadah dan sosial siswa.
Panggung Prestasi dan Penutup yang Penuh Makna
Acara pisah sambut ini juga dimeriahkan oleh berbagai atraksi seni dari peserta didik, menunjukkan bakat dan kepercayaan diri mereka. Asep menambahkan, momen ini adalah wadah yang tepat bagi siswa untuk unjuk kebolehan.
Acara ditutup dengan foto bersama dan penyerahan kenang-kenangan dari keluarga besar SMAN 10 Tasikmalaya kepada Suhartono, mengukir harapan baru agar sekolah ini terus maju dan berprestasi di bawah kepemimpinan yang baru.
Jurnalis: Udan Muhdiana
Tidak ada komentar