Seminar Nasional di Tasikmalaya: Guru Bukan Sekadar Mengajar, Tapi Harus Menginspirasi

waktu baca 3 menit
Selasa, 2 Sep 2025 22:28 0 313 Asop Ahmad

TASIKMALAYA, SIAPBELAJAR.COM – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tasikmalaya bersama Teacher Preneur menggelar Seminar Nasional bertajuk Great How to be a Teacher dengan tema “Pengajar Belum Tentu Mengajar, Tapi Mampu Menginspirasi.” Acara berlangsung di Aulia Hall Center, Jalan Letnan Harun, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Selasa (02/09/2025), dihadiri ratusan guru se-Kota Tasikmalaya.

Seminar ini resmi dibuka oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, yang hadir bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Dr. H. Rojab Riswan Taufik, Ketua KNPI Kota Tasikmalaya Dhany Tardiwan Noor, serta narasumber motivator muda bersertifikat internasional, Syafi’i Efendi.

Guru sebagai Inspirator

Dalam sambutannya, Wali Kota Viman menekankan pentingnya peran guru sebagai lebih dari sekadar pengajar. Menurutnya, guru sejati adalah sosok yang mampu menyalakan semangat hidup murid dan membentuk karakter generasi bangsa.

Pembuatan Website

“Guru bukan hanya menyampaikan kurikulum, tetapi juga membentuk karakter dan memberi arah hidup. Kita semua tentu punya kenangan pada seorang guru yang bukan sekadar mengajar, tetapi mengubah jalan hidup kita,” ujar Viman.

Ia menegaskan, tema seminar kali ini sangat relevan dengan tantangan pendidikan saat ini, di mana guru dituntut menjadi inspirator, komunikator, sekaligus motivator.

Program Unggulan Tasik Pintar

Dalam kesempatan itu, Viman juga memperkenalkan program unggulan pemerintahannya, Tasik Pintar, yang berfokus pada pendidikan. Program ini meliputi perbaikan sarana sekolah, pemberian beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu namun berprestasi, serta dukungan bagi siswa dari keluarga miskin agar tetap dapat bersekolah.

“Kami ingin memperluas akses pendidikan yang merata, meningkatkan kompetensi guru, serta menghadirkan sistem pembelajaran yang adaptif sesuai perkembangan zaman,” tegas Viman.

Guru Mandiri dan Berdaya

Motivator sekaligus entrepreneur muda, Syafi’i Efendi, mendorong para guru untuk memiliki kemandirian finansial agar bisa berkembang secara profesional.

“Guru tidak boleh miskin. Entrepreneurship bukan sekadar berdagang, tapi mindset dan karakter. Dengan kemandirian ekonomi, guru akan lebih percaya diri mengajar sekaligus menginspirasi,” jelas Syafi’i.

Ia menambahkan, menjadi entrepreneur bukan berarti meninggalkan profesi guru. Menurutnya, guru tetap bisa mengajar sambil mengembangkan usaha yang bermanfaat bagi kehidupannya.

KNPI Dorong Guru Naik Level

Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya, Dhany Tardiwan Noor, menegaskan bahwa peningkatan kualitas guru sangat penting. KNPI, kata dia, tidak hanya fokus pada peserta didik, tetapi juga berupaya meningkatkan kapasitas tenaga pendidik melalui ruang-ruang motivasi seperti seminar ini.

“Guru harus naik level. Dengan metode baru dan dukungan program dari KNPI Jawa Barat, kita ingin guru-guru mendapat motivasi serta inspirasi agar lebih siap menghadapi tantangan dunia pendidikan,” ungkap Dhany.

Guru Pulang dengan Semangat Baru

Salah satu peserta seminar, Elis Nurulhuda, guru SMPN 12 Tasikmalaya, mengaku puas mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai materi yang disampaikan sangat membuka wawasan, terutama tentang pentingnya pembelajaran inovatif dan berbasis teknologi.

“Seminar ini memberi kami semangat baru dan keberanian untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif. Guru tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menyalakan harapan,” pungkas Elis.

Dengan adanya seminar ini, para guru diharapkan semakin terdorong untuk menjadi pendidik yang profesional, inspiratif, dan mampu melahirkan generasi bangsa yang cerdas, berkarakter, serta siap menghadapi masa depan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
Pembuatan Website
LAINNYA