Resmi Dilantik, KONI Kota Tasikmalaya Siap Cetak Atlet Berprestasi

waktu baca 2 menit
Selasa, 29 Apr 2025 06:34 0 410 Asop Ahmad

SIAPBELAJAR.COM – Semangat baru menggelora di dunia olahraga Kota Tasikmalaya. Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat, Muhammad Budiana, resmi melantik dan mengukuhkan kepengurusan KONI Kota Tasikmalaya masa bakti 2025–2029, dalam sebuah acara yang berlangsung di Hotel Santika, Jalan Yudanegara, Kota Tasikmalaya, Senin (28/4/2025).

Pelantikan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, seperti Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi, mantan Wali Kota Budi Budiman, mantan Wakil Wali Kota Dede Sudrajat, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Aslim, Forkopimda, para ketua cabang olahraga (cabor), kepala perangkat daerah, serta tamu undangan dari berbagai lapisan masyarakat.

Dalam sambutannya, Muhammad Budiana menyampaikan apresiasi atas semangat baru yang ditunjukkan KONI Kota Tasikmalaya. Ia berharap, di bawah kepengurusan baru, prestasi olahraga di kota ini akan semakin berkembang dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

Senada dengan itu, Wali Kota Viman Alfarizi menegaskan pentingnya penguatan sumber daya dan pengelolaan anggaran KONI untuk membina cabang-cabang olahraga. Ia optimis, prestasi Kota Tasikmalaya bisa meningkat, dengan target kenaikan perolehan medali emas sebesar 10–15 persen.

Pembuatan Website

“Harapannya, KONI bisa benar-benar membina dan memberdayakan semua cabang olahraga yang ada, sehingga kelak lahir atlet-atlet berprestasi dari Kota Tasikmalaya,” ujar Viman.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Tasikmalaya, Anton Suherlan, menekankan pentingnya soliditas organisasi. Ia memastikan, setelah pelantikan ini tidak ada lagi sekat-sekat atau kubu-kubuan di internal KONI.

“Kita sekarang berada di bawah satu payung: KONI Kota Tasikmalaya. Fokus kita adalah memajukan olahraga, meningkatkan peringkat di Porprov 2025, dan membuktikan bahwa kita bisa lebih solid,” jelas Anton.

Jumlah pengurus KONI kini bertambah menjadi 43 orang dari sebelumnya hanya 23, namun Anton menegaskan bahwa pembesaran struktur ini tidak akan membebani anggaran pembinaan cabor. Justru, dengan organisasi yang lebih kuat, dana dapat dimanfaatkan lebih maksimal untuk peningkatan prestasi atlet.

Menjaga profesionalisme, Anton juga mengingatkan bahwa setiap pengurus akan dievaluasi secara berkala. Jika dalam waktu tiga bulan tidak menunjukkan kontribusi nyata, akan dilakukan tindakan evaluasi.

“Kita gunakan anggaran pemerintah. Karena itu, pengelolaan harus akuntabel dan transparan. Kami ingin menciptakan organisasi yang sehat, karena organisasi yang sehat akan melahirkan atlet berprestasi,” tambahnya.

Selain itu, KONI Kota Tasikmalaya juga mendapatkan dukungan dari 17 dewan penyantun yang siap membantu pembinaan atlet, dengan harapan dana yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal demi prestasi olahraga kota ini.

Semangat baru ini diharapkan menjadi langkah awal kebangkitan olahraga di Kota Tasikmalaya, mencetak atlet-atlet muda berbakat yang siap bersaing di kancah lebih tinggi.

Penulis/Editor: Udan Muhdiana/Asop Ahmad

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
Pembuatan Website
LAINNYA