OJK dan PERSIS Perluas Akses Keuangan Syariah hingga Desa

waktu baca 3 menit
Jumat, 19 Jun 2026 04:10 0 18 Asop Ahmad

Ratusan peserta dari berbagai wilayah di Garut mengikuti program literasi keuangan syariah yang digagas OJK dan PERSIS. Melalui Duta Literasi dan Agen Keuangan Syariah, layanan keuangan syariah ditargetkan menjangkau hingga tingkat desa.

SIAPBELAJAR.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Persatuan Islam (PERSIS) memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah melalui penyelenggaraan program School of Syariah (SoS) dan implementasi Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) di Auditorium Institut Agama Islam (IAI) PERSIS Garut, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan hasil kolaborasi OJK, PERSIS, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Bank Syariah Indonesia (BSI), serta Unit Usaha Syariah PT Pegadaian ini diikuti sekitar 430 peserta dari lingkungan PERSIS dan masyarakat Kabupaten Garut.

Program tersebut diawali dengan kegiatan Pra-EPIKS yang digelar secara daring pada 8 Juni 2026 dan diikuti 214 peserta. Melalui rangkaian kegiatan ini, peserta mendapatkan edukasi mengenai keuangan syariah sekaligus informasi tentang akses layanan keuangan syariah yang lebih mudah melalui Agen Layanan Keuangan Syariah.

Pembuatan Website

Cetak Duta Literasi Keuangan Syariah

Selain memperluas akses layanan keuangan, OJK juga membekali tokoh agama dan tokoh masyarakat melalui program School of Syariah agar mampu menjadi Duta Literasi Keuangan Syariah di lingkungan masing-masing.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK M. Ismail Riyadi, Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana, pengurus PERSIS, perwakilan KNEKS, DSN-MUI, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK, M. Ismail Riyadi, menilai organisasi kemasyarakatan Islam memiliki peran strategis dalam memperluas pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah.

Menurutnya, jaringan organisasi yang kuat hingga tingkat akar rumput mampu menjadi sarana efektif untuk meningkatkan literasi keuangan, memperkuat pemberdayaan ekonomi, serta memperluas pemanfaatan layanan keuangan syariah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Layanan Syariah Menjangkau Komunitas

Pemerintah Kabupaten Garut turut menyambut positif program tersebut. Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, yang mewakili Bupati Garut, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun OJK, KNEKS, PERSIS, dan berbagai pihak dalam memperkuat literasi serta inklusi keuangan syariah.

Menurutnya, program EPIKS dan School of Syariah menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam menyebarkan edukasi keuangan syariah hingga tingkat komunitas.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penyematan atribut Duta Literasi Keuangan Syariah kepada peserta terpilih sebagai simbol komitmen dalam memperluas edukasi keuangan syariah di masyarakat.

Selain itu, BSI dan Unit Usaha Syariah PT Pegadaian mengukuhkan Agen LAKU PANDAI Syariah dan Agen Pegadaian Syariah yang akan memberikan layanan keuangan syariah secara langsung kepada masyarakat di Kabupaten Garut.

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, berharap keberadaan para duta literasi dan agen layanan keuangan syariah dapat mendekatkan edukasi serta akses keuangan syariah kepada masyarakat, termasuk di tingkat desa dan komunitas.

Melalui program ini, OJK menargetkan semakin banyak masyarakat yang memahami manfaat layanan keuangan syariah sekaligus memiliki akses yang lebih mudah terhadap berbagai produk keuangan yang aman, legal, dan sesuai prinsip syariah.

Ke depan, OJK bersama organisasi kemasyarakatan Islam akan terus memperkuat kolaborasi untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah serta mendukung pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan.

Jurnalis: Udan Muhdiana

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
Pembuatan Website
LAINNYA