Nuansa budaya, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi menyatu dalam pembukaan Imtihan Al-Ihsan Al-Islami dan Expo UMKM di Cigantang. Momen paling mencuri perhatian terjadi saat Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, ikut menunggangi sisingaan di tengah antusiasme warga.
Tasikmalaya – Suasana meriah menyelimuti pembukaan Imtihan Al-Ihsan Al-Islami dan pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang digelar di Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini menjadi ajang yang memadukan pendidikan, pelestarian budaya, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Acara dihadiri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra, Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Hilman Wiranata, Anggota DPRD Habib Qosim Nurwahab, Ketua PGM Indonesia Kota Tasikmalaya Asep Rizal Asy’ari, Camat Mangkubumi Selamet, Lurah Cigantang Wawan, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, pemuda IPCG, serta tamu undangan lainnya.
Sorotan utama pembukaan adalah penampilan kesenian tradisional sisingaan. Diky Candra turut menaiki sisingaan yang diarak diiringi musik tradisional dan disambut antusias warga yang memadati lokasi acara.
“Ini merupakan bentuk pelestarian budaya sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. Saya senang bisa ikut meramaikan dan merasakan langsung tradisi yang menjadi identitas budaya Jawa Barat,” ujar Diky.
Dorong Pendidikan dan Ekonomi Warga
Imtihan Al-Ihsan Al-Islami merupakan agenda rutin untuk menguji kemampuan akademik dan keagamaan para santri serta pelajar. Bersamaan dengan itu, digelar pameran UMKM yang menampilkan beragam produk unggulan masyarakat, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga kebutuhan rumah tangga.
Diky Candra mengapresiasi seluruh panitia dan masyarakat yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memiliki manfaat besar karena tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan karakter, tetapi juga membuka peluang promosi bagi pelaku usaha lokal.
“Pemerintah Kota Tasikmalaya akan terus mendukung kegiatan yang mampu mendorong kemajuan pendidikan, memperkuat ekonomi masyarakat, serta melestarikan budaya daerah,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan mengembangkan potensi yang dimiliki wilayah Cigantang maupun daerah lainnya di Kota Tasikmalaya.
Sementara itu, Ketua Panitia Elin Karim berharap kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut mampu memberikan manfaat bagi peserta Imtihan sekaligus meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM.
“Kami berharap seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan memberi dampak positif bagi dunia pendidikan maupun perekonomian masyarakat,” katanya.
Selain menjadi ajang pembinaan santri, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pendidikan, budaya, dan pemberdayaan ekonomi lokal di Kota Tasikmalaya.
Jurnalis: Udan Muhdiana
Tidak ada komentar