Parlemen Eropa Ingin Swiss Bergabung Kembali dengan Erasmus

waktu baca 2 menit
Sabtu, 13 Mei 2023 15:35 0 158 Neli Krismawati

SIAPBELAJAR.COM – Parlemen Eropa telah mendukung seruan agar Swiss bergabung kembali dengan Erasmus+ senilai €26,2 miliar atau setara Rp442,59 triliun dari Uni Eropa sebagai anggota penuh.

Komite Kebudayaan dan Pendidikan ingin memperkenalkan pendapat dalam laporan Parlemen mengenai hubungan Uni Eropa-Swiss yang menyatakan bahwa reintegrasi Swiss ke Erasmus akan menguntungkan kedua belah pihak.

Mahasiswa di Swiss dan negara-negara lain serta di seluruh Eropa, menyerukan reintegrasi Swiss ke Erasmus,dengan Persatuan Mahasiswa Swiss yang mengumpulkan lebih dari 10.000 tanda tangan pada tahun 2020.

Selama pertemuan komite Parlemen, Kepala Unit Kerja Sama Internasional di Direktorat Pendidikan dan Kebudayaan Komisi, Filip Van Depoele mengatakan bahwa keanggotaan penuh Swiss ke Erasmus diharapkan terjadi sebagai bagian dari paket tindakan lengkap yang akan semakin memperkuat hubungan antara Uni Eropa dan Swiss.

Pembuatan Website

Siaran Pers Serikat Mahasiswa Eropa

Pada awal tahun ini, Serikat Mahasiswa Eropa atau European Students Union (ESU) mengeluarkan siaran pers yang mengatakan bahwa mobilitas antara Eropa dan negara-negara lain di dunia harus terjadi, namun pada saat yang sama, lingkungan terdekat tidak boleh dilupakan. ESU menyatakan bahwa siswa/mahasiswa tidak boleh digunakan sebagai alat tawar-menawar.

“Sangat penting untuk mempromosikan mobilitas antara Eropa dan seluruh dunia tanpa melupakan lingkungan terdekat, itulah mengapa membangun kerangka kerjasama mobilitas Swiss adalah hal yang terpenting dan itu perlu dipisahkan dari negosiasi politik yang tidak terkait. Siswa tidak dapat digunakan sebagai alat tawar-menawar,” bunyi siaran pers.

Hal ini menyoroti hilangnya Swiss karena kurangnya partisipasi dalam Erasmus, sehingga telah merugikan banyak proyek antara tahun 2014 dan 2020.

Di antara tuntutan serikat adalah meluncurkan kembali negosiasi antara pemerintah Swiss dan Komisi Uni Eropa serta menemukan solusi praktis untuk memasukkan Swiss ke dalam Erasmus sebagai anggota penuh.

Meninggalkan Erasmus+ pada Tahun 2014

Swiss meninggalkan Erasmus+ pada tahun 2014 setelah memilih inisiatif anti-imigrasi yang menentang pergerakan bebas dengan Uni Eropa. Namun, sejak saat itu, Swiss tetap menjadi negara mitra dalam program pertukaran pelajar tersebut. Sejak saat itu, Swiss telah memperkenalkan program pertukaran pelajar untuk memastikan ribuan pelajar dapat melanjutkan studi mereka di luar negeri.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA