Tak sekadar menjaga keamanan, prajurit TNI di Tasikmalaya turun langsung berbagi kebahagiaan Idul Adha. Dari penyembelihan hingga pembagian daging kurban, suasana hangat penuh kepedulian terasa begitu dekat dengan masyarakat.
SIAPBELAJAR.COM – Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti lingkungan Kodim 0612/Tasikmalaya saat peringatan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026). Momentum hari besar umat Islam itu dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial melalui kegiatan kurban bersama masyarakat.
Di tengah lantunan takbir yang menggema, prajurit TNI bersama warga bahu-membahu menjalani proses penyembelihan, pemotongan, hingga pendistribusian hewan kurban. Penyembelihan dilakukan di Makoramil 1201/Tawang, sementara pembagian daging dipusatkan di Makodim 0612/Tasikmalaya. Seluruh rangkaian berlangsung tertib, aman, dan penuh rasa kekeluargaan.
Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, menyebut Idul Adha menjadi pengingat penting tentang arti pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, ibadah kurban bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga wujud nyata berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap daging kurban yang dibagikan dapat memberikan manfaat bagi anggota Kodim, warga sekitar, kaum dhuafa, serta masyarakat yang berhak menerima. Semoga momen ini membawa kebahagiaan dan keberkahan bersama,” ujarnya.
Di balik aktivitas para prajurit yang sibuk mengolah dan menyalurkan daging kurban, tersirat pesan kuat bahwa kehadiran TNI tak hanya sebatas menjaga keamanan wilayah. Lebih dari itu, TNI juga hadir sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat, terutama di momen penuh makna seperti Idul Adha.
Kehangatan tersebut dirasakan langsung oleh warga penerima manfaat. Salah satunya Nenek Yani (67), yang mengaku bersyukur atas perhatian yang rutin diberikan Kodim kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga bapak-bapak TNI selalu diberi kesehatan dan keberkahan,” tuturnya haru.
Semangat gotong royong yang terjalin sejak proses penyembelihan hingga pembagian daging menjadi bukti bahwa Idul Adha bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi ruang memperkuat ikatan emosional antara prajurit dan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa pengabdian TNI juga tumbuh dari kepedulian dan ketulusan untuk rakyat.
Jurnalis: Udan Muhdiana
Tidak ada komentar