{“data”:{“pictureId”:”d49cf21b5c764eb2bc321c3c7f4a5c59″,”appversion”:”3.0.0″,”stickerId”:””,”filterId”:””,”infoStickerId”:””,”imageEffectId”:””,”playId”:””,”activityName”:””,”os”:”android”,”product”:”retouch”,”exportType”:”image_export”,”editType”:”image_edit”},”source_type”:”vicut”,”tiktok_developers_3p_anchor_params”:”{“source_type”:”vicut”,”client_key”:”aw889s25wozf8s7e”,”picture_template_id”:””}”} TASIKMALAYA – Salwa Fathia Azzhara, mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Siliwangi yang akrab disapa Cawa, resmi terpilih sebagai Duta Antinarkotika Tasikmalaya 2025. Prestasi ini mengukuhkan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di tingkat lokal.
Salwa bukanlah nama baru di dunia prestasi. Sebelumnya, ia telah mencatatkan diri sebagai Juara Putri Siliwangi 2024 dan Duta Anti-Narkoba di lingkungan kampusnya. Pengalaman dan reputasinya inilah yang menjadikannya sosok ideal untuk mengemban peran strategis ini.
Usai pengukuhan pada Sabtu (15/11/2025), Salwa menyatakan tekadnya untuk aktif mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda. “Mengingat narkoba sangat merusak masa depan, saya berharap bisa menjadi agen perubahan yang nyata,” ungkapnya dengan semangat.
Perannya tidak hanya simbolis. Salwa aktif menjadi narasumber dalam berbagai seminar, penyuluhan, dan kegiatan sosial untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba. Dengan latar belakang kesehatan masyarakat yang dimilikinya, ia bertekad menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi warga Tasikmalaya.
“Saya berharap peran ini akan memberdayakan lebih banyak individu dalam upaya pemberantasan narkoba, khususnya di daerah sendiri,” harap Salwa.
Jurnalis: Udan Muhdiana
Tidak ada komentar