Dulu harus belajar bergantian pagi dan siang karena kekurangan ruang kelas. Kini, ratusan siswa di Tabanan bisa belajar lebih nyaman berkat program revitalisasi sekolah yang menghadirkan ruang belajar baru, fasilitas lebih layak, hingga teknologi pendukung pembelajaran
SIAPBELAJAR.COM – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dijalankan pemerintah mulai menunjukkan dampak nyata di berbagai daerah. Tidak hanya memperbaiki bangunan sekolah, program ini juga meningkatkan kualitas layanan pendidikan, kenyamanan belajar, serta mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif.
Salah satu sekolah yang merasakan manfaat besar adalah SMP Negeri 6 Tabanan, Bali. Sebelum revitalisasi dilakukan, sekolah tersebut terpaksa menerapkan sistem belajar dua shift karena keterbatasan ruang kelas. Kondisi itu kini berubah setelah sekolah mendapatkan tambahan lima ruang kelas baru, rehabilitasi tiga ruang kelas, serta pembangunan fasilitas toilet.
Dengan jumlah 427 siswa yang terbagi dalam 15 rombongan belajar, proses pembelajaran kini dapat dilaksanakan sepenuhnya pada pagi hari. Hal ini membuat kegiatan belajar mengajar menjadi lebih teratur dan pengawasan terhadap siswa semakin optimal.
Kepala SMP Negeri 6 Tabanan, I Ketut Sutrisna, mengatakan bahwa penambahan ruang kelas menjadi solusi yang telah lama dinantikan sekolah.
“Sekarang seluruh siswa bisa belajar pada pagi hari. Proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan pengawasan terhadap siswa juga lebih maksimal,” ujarnya.
Selain pembangunan fisik, SMP Negeri 6 Tabanan juga memperoleh dukungan teknologi pendidikan melalui pemasangan Interactive Flat Panel (IFP). Perangkat tersebut dimanfaatkan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa.
Dukungan lainnya datang dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan sejak tahun sebelumnya. Program ini membantu siswa mendapatkan asupan gizi yang lebih baik sekaligus mengurangi pengeluaran harian mereka.
Ni Putu Tiara Anggraini, siswa kelas IX, mengaku merasakan perubahan besar setelah revitalisasi sekolah dilakukan.
Menurutnya, sistem belajar pagi membuat interaksi antar siswa menjadi lebih baik dibanding saat masih menggunakan sistem shift. Ia juga merasa lebih nyaman mengikuti kegiatan belajar karena tidak lagi harus masuk sekolah pada siang hari.
Tiara mengungkapkan bahwa Program MBG turut memberikan manfaat bagi dirinya. Uang yang sebelumnya digunakan untuk membeli makanan kini dapat ditabung untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Manfaat revitalisasi juga dirasakan oleh satuan pendidikan lain di Kabupaten Tabanan. SD Negeri 3 Gubug yang berada di wilayah pedesaan memperoleh bantuan pembangunan ruang administrasi, ruang UKS, fasilitas toilet, serta rehabilitasi ruang kelas dari kelas satu hingga kelas enam.
Kepala sekolah, Kadek Suwantari, menilai bantuan tersebut sangat berarti bagi sekolah-sekolah di daerah yang memiliki keterbatasan sarana dan prasarana.
Perubahan serupa terjadi di Satuan Pendidikan Nonformal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) Tabanan. Melalui bantuan revitalisasi senilai ratusan juta rupiah, aula yang sebelumnya mengalami kerusakan berat kini diubah menjadi ruang kelas baru yang lebih layak, lengkap dengan fasilitas pendukung lainnya.
Kepala SPNF SKB Tabanan, Ni Made Suriasih, menyebutkan bahwa peningkatan fasilitas berdampak pada semangat belajar peserta didik. Kehadiran siswa menjadi lebih baik dan kegiatan pembelajaran program Paket A, B, serta C dapat berjalan lebih optimal.
Sementara itu, TK Negeri Tabanan juga mendapatkan perbaikan fasilitas sanitasi. Toilet yang sebelumnya rusak kini telah diperbaiki sehingga dapat digunakan dengan nyaman oleh anak-anak.
Para kepala satuan pendidikan berharap program revitalisasi dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah yang masih membutuhkan bantuan. Mereka juga mengajak seluruh warga sekolah untuk menjaga serta merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Melalui revitalisasi sarana pendidikan, pemerintah berharap tercipta lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan berkualitas sehingga mampu mendukung lahirnya generasi Indonesia yang unggul di masa depan.
Tidak ada komentar