OJK Tasikmalaya Genjot Literasi Keuangan, Ajak Generasi Muda Jadi Agen Perubahan

waktu baca 2 menit
Rabu, 13 Agu 2025 18:10 0 211 Asop Ahmad

Tasikmalaya, 12 Agustus 2025 — Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus tancap gas meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di wilayah Priangan Timur.

Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Plt. Kepala OJK Tasikmalaya, Melati Usman, menegaskan bahwa upaya ini tidak bisa berjalan sendiri. OJK menggandeng pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Salah satu wujud nyata sinergi tersebut adalah kolaborasi bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Priangan Timur dalam program Hari Indonesia Menabung (HIM), yang menjadi prioritas Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia 2021–2025.

Pembuatan Website

“Kami terus menggiatkan program HIM dengan melibatkan pelajar dan komunitas, agar edukasi dan inklusi keuangan dapat dirasakan semua kalangan di Priangan Timur,” ujar Melati.

Sepanjang awal Agustus, OJK Tasikmalaya bersama FKIJK telah menggelar sejumlah kegiatan edukasi, di antaranya:

5 Agustus 2025: Sosialisasi Cerdas Kelola Keuangan Sejak Dini di MAN 1 Tasikmalaya.

6 Agustus 2025: Edukasi Pengelolaan Keuangan & Perlindungan Data Pribadi di SMAN 1 Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

9 Agustus 2025: Edukasi serupa bagi siswa, guru, dan orang tua di SDN Mangkubumi 1, Kota Tasikmalaya.

Materi yang diberikan meliputi pengenalan tugas dan fungsi OJK, pemahaman produk dan layanan keuangan, hingga tips mengelola keuangan secara bijak.

Tujuannya jelas: membentuk generasi muda yang cerdas finansial, rajin menabung, serta terhindar dari jebakan pinjaman online ilegal dan investasi bodong.

Melati menekankan, literasi keuangan adalah investasi terbaik untuk masa depan.

“Dengan memahami produk dan risiko keuangan, generasi muda dapat membuat keputusan finansial yang tepat, baik untuk pendidikan, investasi, maupun penggunaan teknologi keuangan secara aman,” tegasnya.

OJK Tasikmalaya dan FKIJK Priangan Timur berkomitmen melanjutkan program ini secara berkelanjutan. Harapannya, masyarakat bukan hanya terlindungi dari praktik keuangan ilegal, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak perekonomian daerah dan nasional.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
Pembuatan Website
LAINNYA