Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan maraknya investasi digital, OJK Tasikmalaya mengajak mahasiswa memahami cara berinvestasi yang aman, legal, dan berorientasi jangka panjang melalui Sekolah Pasar Modal di Universitas Galuh Ciamis.
SIAPBELAJAR.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus memperkuat literasi keuangan di kalangan generasi muda. Salah satu upayanya diwujudkan melalui penyelenggaraan Sekolah Pasar Modal di Fakultas Ekonomi Universitas Galuh (Unigal) Ciamis, Rabu, sebagai bagian dari rangkaian Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026.
Program tersebut digelar bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi Universitas Galuh, Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Barat, dan PT MNC Sekuritas. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pembekalan mengenai dasar-dasar pasar modal, manfaat investasi jangka panjang, strategi mengelola risiko, hingga pentingnya memilih produk keuangan yang legal dan sesuai kebutuhan.
Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, mengatakan perkembangan sektor keuangan yang semakin kompleks, didukung kemajuan teknologi digital dan dinamika ekonomi global, menuntut generasi muda memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan baik.
Menurutnya, mahasiswa sebagai calon penggerak perekonomian bangsa perlu memahami bahwa investasi merupakan bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang, bukan sekadar mencari keuntungan secara cepat. Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu menerapkan prinsip 2L, yakni memastikan setiap produk investasi bersifat Legal dan Logis sebelum memutuskan berinvestasi.
Diperluas Hingga Priangan Timur
Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Galuh, Nurdiana Mulyatini, menyambut baik kolaborasi antara OJK, Bursa Efek Indonesia, PT MNC Sekuritas, dan perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi keuangan mahasiswa.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat pemahaman teori di ruang kuliah, tetapi juga membentuk mahasiswa menjadi investor muda yang cerdas, bijak dalam mengambil keputusan keuangan, serta mampu menyebarkan edukasi keuangan kepada masyarakat.
Komitmen OJK Tasikmalaya dalam meningkatkan literasi keuangan juga terus diperluas di wilayah Priangan Timur. Sepanjang Mei hingga Juni 2026, OJK telah menggelar 51 kegiatan edukasi yang menjangkau sekitar 145.000 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, santri, penyuluh agama, aparatur pemerintah, pelaku UMKM, perempuan, komunitas, hingga masyarakat umum.
Melalui rangkaian Bulan Literasi Keuangan yang berlangsung hingga Agustus 2026, OJK Tasikmalaya akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, pelaku usaha jasa keuangan, organisasi masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, mencegah praktik keuangan ilegal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Jurnalis: Udan Muhdiana
Tidak ada komentar