Musik dan Puisi Panji Sakti Hidupkan Panggung Jayantara Priangan Timur 2026

waktu baca 3 menit
Jumat, 24 Jul 2026 20:03 0 26 Asop Ahmad

Penampilan musisi sekaligus penyair Panji Sakti menjadi salah satu momen paling berkesan di Jayantara Priangan Timur 2026. Lewat musikalisasi puisi dan lagu-lagu bernuansa literasi, ia menghadirkan suasana yang mengharukan sekaligus mengajak masyarakat mencintai sastra dan budaya.

SIAPBELAJAR.COM – Panggung Jayantara Priangan Timur 2026 di kawasan Gedung Bupati Kabupaten Tasikmalaya dipenuhi nuansa sastra dan musik saat musisi sekaligus penyair Panji Sakti tampil membawakan sejumlah lagu yang sarat makna, Jumat (24/7/2026).

Dengan gaya khas yang memadukan puisi, musik akustik, dan lirik yang reflektif, Panji Sakti berhasil menciptakan suasana hangat sekaligus menginspirasi ribuan pengunjung yang memadati arena kegiatan. Penampilannya menjadi salah satu daya tarik dalam ajang yang mengusung semangat memperkuat persatuan, budaya, dan ekonomi kreatif di wilayah Priangan Timur.

Lagu-lagu yang dibawakannya mengangkat nilai-nilai budaya, kehidupan, serta kecintaan terhadap literasi. Melalui setiap lirik, Panji mengajak penonton untuk kembali menghargai kekayaan bahasa, sastra, dan identitas budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Pembuatan Website

Salah satu momen yang mencuri perhatian terjadi ketika Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Laura Rulida Eka Sari P., turut naik ke atas panggung dan bernyanyi bersama Panji Sakti. Kebersamaan tersebut mendapat sambutan hangat dari para penonton dan menambah semarak suasana acara.

Literasi dan Budaya Jadi Sorotan

Penampilan Panji Sakti mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Banyak penonton mengaku tersentuh oleh lirik-lirik yang sederhana namun penuh makna.

Rina, pengunjung asal Ciamis, mengaku merasakan ketenangan saat menikmati penampilan tersebut. Menurutnya, musik yang dibawakan Panji mampu menghadirkan suasana reflektif di tengah padatnya rangkaian kegiatan Jayantara.

Hal serupa disampaikan Dedi, warga Tasikmalaya, yang menilai musikalisasi puisi Panji Sakti menjadi pengingat pentingnya menjaga bahasa dan sastra sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat.

Sementara itu, seorang pendidik, Siti Aminah, berharap kehadiran Panji Sakti dapat menginspirasi generasi muda untuk semakin mencintai dunia literasi, menulis, dan melestarikan budaya daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Panji Sakti menyampaikan rasa syukurnya dapat menjadi bagian dari perhelatan Jayantara Priangan Timur 2026. Ia berharap karya-karya seni dapat terus menjadi media untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap sastra, budaya, dan nilai-nilai kebersamaan.

Kesan mendalam juga disampaikan Ratna, Duta Baca Kabupaten Tasikmalaya. Ia mengapresiasi cara Panji Sakti menghadirkan nilai-nilai khas Tasikmalaya, termasuk unsur religius, ke dalam karya-karyanya.

Ratna mengaku salah satu lagu favoritnya adalah “Di Danau”, meski tidak dibawakan dalam penampilan kali ini. Namun, lagu “Jiwaku Sekuntum Bunga Kemboja” yang ditampilkan pada acara tersebut dinilainya mampu menyentuh perasaan para penonton.

Ia berharap Jayantara Priangan Timur terus berkembang sebagai ruang yang mempertemukan seni, budaya, literasi, dan kreativitas masyarakat, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi kemajuan daerah.

Jurnalis: Udan Muhdiana

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
Pembuatan Website
LAINNYA