Hari Lahir Pancasila, Kemendikdasmen Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua

waktu baca 3 menit
Rabu, 3 Jun 2026 08:26 0 17 Asop Ahmad

Di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti memimpin doa pada peringatan Hari Lahir Pancasila 2026. Momentum ini menjadi pengingat bahwa pendidikan berkualitas adalah kunci membangun generasi unggul dan memperkuat persatuan bangsa.

SIAPBELAJAR.COM – Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan serta pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bagi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), semangat tersebut diwujudkan melalui komitmen menghadirkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh anak Indonesia.

Komitmen tersebut sejalan dengan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua yang terus didorong Kemendikdasmen sebagai upaya membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global.

Dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di halaman Gedung Pancasila, Jakarta, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mendapat kehormatan memimpin pembacaan doa di hadapan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, jajaran pejabat negara, serta berbagai unsur masyarakat yang hadir.

Pembuatan Website

Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, yang menegaskan pentingnya menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam pembangunan nasional, termasuk di bidang pendidikan.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa pembangunan ekonomi harus mampu menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh rakyat Indonesia. Menurutnya, setiap anak Indonesia, terutama mereka yang berasal dari kelompok rentan, harus memperoleh akses terhadap pendidikan yang baik, gizi yang cukup, serta kesempatan yang sama untuk berkembang.

Presiden juga menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam transformasi bangsa. Karena itu, pemerintah terus memperkuat sektor pendidikan, kesehatan, dan berbagai program yang mendukung lahirnya generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan berkarakter.

Sejalan dengan arahan tersebut, Kemendikdasmen memandang Pancasila sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan pendidikan nasional. Pendidikan tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga membentuk karakter, memperkuat semangat gotong royong, menghargai keberagaman, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air.

Melalui berbagai program dan kebijakan, Kemendikdasmen terus berupaya memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh akses pendidikan yang berkualitas tanpa membedakan latar belakang sosial, ekonomi, budaya, agama, maupun wilayah tempat tinggal.

Upaya tersebut merupakan implementasi nyata nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam mewujudkan keadilan sosial dan pemerataan kesempatan belajar bagi seluruh rakyat Indonesia.

Usai amanat Presiden, Abdul Mu’ti memimpin doa yang berisi harapan agar peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum memperkuat komitmen kebangsaan dan menjadikan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, serta kepribadian bangsa.

Dalam doa tersebut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memohon agar Indonesia senantiasa diberi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan melalui semangat persatuan, kesatuan, dan gotong royong.

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi pengingat bahwa pendidikan yang bermutu dan merata merupakan salah satu jalan utama untuk mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur di masa depan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
Pembuatan Website
LAINNYA