Ratusan atlet bulu tangkis dari berbagai klub dan instansi ambil bagian dalam Kejuaraan Kota PBSI Tasikmalaya dan Kapolres Tasikmalaya Kota Open 2026. Ajang ini menjadi wadah pembinaan prestasi sekaligus memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80
SIAPBELAJAR.COM – Sebanyak 633 atlet dan pemain turut ambil bagian dalam Kejuaraan Kota (Kejurkot) PBSI Tasikmalaya dan Kapolres Tasikmalaya Kota Open Tahun 2026. Turnamen yang berlangsung pada 22–27 Juni 2026 ini menjadi ajang pembinaan atlet sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Ketua Panitia Pelaksana, Nurroji, mengatakan kejuaraan tahun ini mengusung tema “Gerak Sinergi Bersama untuk PBSI Kota Tasikmalaya Maju serta dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polri Mengabdi untuk Masyarakat.”
Menurutnya, antusiasme peserta sangat tinggi dengan total 633 atlet yang bertanding dalam berbagai kategori.
Ratusan Atlet dari Klub dan Instansi
Pada kategori Kejurkot PBSI yang difokuskan untuk pembinaan prestasi, sebanyak 285 atlet tampil mewakili tujuh klub bulu tangkis yang aktif melakukan pembinaan di Kota Tasikmalaya. Klub tersebut antara lain PB Kurnia, PB Kusuma, PB Mitra Jaya, PB Anugerah Mandiri, PB Kharisma, PB Sembilan, dan PB Fasletic.
Sementara itu, kategori Kapolres Open Ganda Dewasa Putra diikuti oleh 266 atlet atau 133 pasangan ganda yang berasal dari berbagai daerah.
Sedangkan kategori Kapolres Open Antar Instansi diikuti 82 atlet atau 41 pasangan ganda yang mewakili sejumlah lembaga dan instansi.
Kejuaraan ini menjadi momentum penting bagi para atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding dalam atmosfer kompetisi yang kompetitif.
Sportivitas Lebih Penting dari Gelar Juara
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Chandra, yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjadikan kejuaraan sebagai sarana belajar dan pengembangan diri.
Menurutnya, prestasi memang penting, namun proses latihan, kerja keras, dan konsistensi jauh lebih berharga dibanding sekadar hasil akhir pertandingan.
“Menjadi juara memang membanggakan, tetapi yang paling penting adalah proses untuk mencapainya. Terus berlatih, bekerja keras, dan mengembangkan kemampuan merupakan kunci utama meraih kesuksesan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para atlet untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas dan tidak hanya berorientasi pada kemenangan semata.
Menurut Dicky, seseorang tetap dapat disebut pemenang ketika mampu memberikan penampilan terbaik dan berjuang maksimal hingga pertandingan berakhir.
Selain memberikan manfaat bagi kesehatan, olahraga bulu tangkis juga dinilai memiliki peluang besar untuk membuka masa depan yang lebih baik bagi para atlet, baik melalui prestasi maupun kesempatan karier yang lebih luas.
Melalui kejuaraan ini, PBSI Kota Tasikmalaya bersama Polres Tasikmalaya Kota berharap lahir bibit-bibit atlet potensial yang mampu berprestasi di tingkat regional maupun nasional, sekaligus memperkuat budaya olahraga dan semangat sportivitas di kalangan generasi muda.
Jurnalis: Udan Muhdiana
Tidak ada komentar