SIAPBELAJAR.COM – Isu viral di media sosial yang menuding adanya keterlibatan anggota TNI dalam aksi pemukulan saat penertiban warung penjual obat terlarang akhirnya diklarifikasi. Komandan Kodim 0612 Tasikmalaya, M. Imvan Ibrahim, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks.
Dalam keterangannya, Dandim menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran internal secara menyeluruh. Memang benar, sosok yang disebut dalam unggahan tersebut merupakan anggota Kodim 0612 Tasikmalaya. Namun, hasil pemeriksaan memastikan bahwa yang bersangkutan tidak terlibat dalam kejadian seperti yang dituduhkan.
“Kami sudah lakukan pemeriksaan, dan tidak ditemukan keterlibatan anggota kami dalam peristiwa tersebut,” tegasnya.
Tak hanya itu, koordinasi juga dilakukan bersama pihak Polres Tasikmalaya Kota dan Polres Tasikmalaya. Dari hasil komunikasi lintas instansi tersebut, dipastikan bahwa peristiwa yang ramai dibicarakan itu tidak pernah terjadi. Hingga saat ini, tidak ada laporan resmi dari korban maupun pihak terkait.
Sebagai langkah lanjutan, anggota yang namanya disebut juga telah dimintai keterangan oleh tim intelijen Kodim. Sementara itu, akun penyebar informasi diketahui bersifat anonim dengan identitas yang tidak jelas, sehingga kredibilitasnya diragukan.
Dandim pun mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang belum terverifikasi. Menurutnya, kabar yang tidak jelas sumbernya dapat memicu keresahan dan mengganggu ketertiban sosial.
Di akhir pernyataannya, Kodim 0612 Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan aparat dan pemerintah daerah dalam memberantas peredaran obat terlarang, demi melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.
Jurnalis: Udan Muhdiana

Tidak ada komentar