TASIKMALAYA – Peresmian Kampung Pramuka di Babakan Erwan, Kota Tasikmalaya, tidak hanya sekadar seremonial. Di baliknya, terdapat visi dan program konkret pemberdayaan masyarakat yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan lahir batin warga.
Ketua Panitia Peresmian, Dr. Dadang Yudhistira, menjelaskan bahwa penetapan Babakan Erwan sebagai kampung percontohan merupakan hasil musyawarah tokoh masyarakat dan warga. “Kami bersepakat membangun visi bersama: mewujudkan masyarakat religius, islami, bermartabat, dan sejahtera,” ujarnya.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Kampung Pramuka akan menjalankan lima program utama terpadu:
1. Religi: Intensifikasi pengajian rutin dan maghrib mengaji.
2. Seni Budaya: Pengembangan kelompok qasidah dan rebana.
3. Ekonomi: Penguatan UMKM, pertanian, dan kuliner lokal.
4. Bhakti Sosial: Revitalisasi budaya gotong royong.
5. Publikasi: Edukasi dan promosi kegiatan melalui media digital.
Di lapangan, semangat pemberdayaan sudah terlihat. Warga setempat aktif mengembangkan budidaya ikan dalam ember (akuaponik) untuk mendukung ketahanan pangan dan menambah pendapatan.
Secara konsep, Kampung Pramuka dirancang sebagai laboratorium sosial yang mengintegrasikan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka, seperti gotong royong dan cinta alam, ke dalam kehidupan sehari-hari. Dr. Dadang berharap inisiatif ini didukung berkelanjutan oleh pemerintah, terutama untuk pembangunan infrastruktur dasar yang masih dibutuhkan.
Jurnalis: Udan Muhdiana
Tidak ada komentar