DWP Kemendikdasmen Ajak Anak Kurangi Gadget dan Perkuat Karakter Sejak Dini di Yogyakarta

waktu baca 3 menit
Selasa, 16 Jun 2026 10:21 0 12 Asop Ahmad

Tawa dan keceriaan memenuhi lapangan TK Kartika III-38 Yogyakarta saat puluhan anak mengikuti senam, bernyanyi, dan belajar bersama. Dalam suasana hangat itu, DWP Kemendikdasmen mengajak anak-anak lebih banyak bermain dengan teman dan mengurangi penggunaan gawai demi tumbuh kembang yang lebih sehat

SIAPBELAJAR.COM – Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai kegiatan yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di TK Kartika III-38 Yogyakarta, Rabu (10/6). Puluhan anak tampak antusias mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat, menyanyikan lagu Rukun Sama Teman, hingga berinteraksi langsung dengan Penasehat DWP Kemendikdasmen, Masmidah Abdul Mu’ti, bersama jajaran pengurus DWP.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung penguatan karakter, literasi, serta tumbuh kembang anak usia dini melalui berbagai aktivitas edukatif yang menyenangkan.

Anak-anak terlihat aktif dan percaya diri mengikuti setiap rangkaian acara. Selain berolahraga dan bernyanyi bersama, mereka juga diajak berani tampil di depan teman-temannya melalui sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.

Pembuatan Website

Dalam kesempatan itu, Masmidah mengingatkan pentingnya membangun interaksi sosial sejak dini dengan lebih banyak bermain dan beraktivitas bersama teman dibandingkan menghabiskan waktu dengan perangkat digital.

Menurutnya, masa kanak-kanak merupakan periode penting untuk membangun kemampuan bersosialisasi, menjalin persahabatan, dan mengembangkan karakter positif dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, ia juga mengajak anak-anak untuk membiasakan penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, belajar dengan baik, aktif bermasyarakat, serta memiliki waktu istirahat yang cukup.

Salurkan Bantuan Literasi dan Edukasi untuk Lima TK

Dalam kunjungan tersebut, rombongan DWP Kemendikdasmen juga meninjau penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran di kelas. Teknologi tersebut memungkinkan proses belajar berlangsung lebih menarik karena materi dapat disajikan secara visual, interaktif, dan mudah dipahami oleh peserta didik.

Panitia kegiatan, Dian Permatasari, menyampaikan apresiasi atas kunjungan DWP Kemendikdasmen yang dinilai memberikan motivasi baru bagi anak-anak maupun tenaga pendidik.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat semakin meningkatkan semangat belajar peserta didik sekaligus mendorong inovasi dalam proses pembelajaran di lingkungan taman kanak-kanak.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan literasi dan pendidikan karakter, DWP Kemendikdasmen menyerahkan bantuan kepada lima taman kanak-kanak di Daerah Istimewa Yogyakarta. Bantuan tersebut berupa Alat Peraga Edukasi (APE), Pojok Baca, Kaos Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, serta paket buah sehat untuk peserta didik.

Bantuan itu disambut positif oleh para guru penerima manfaat. Mereka berharap fasilitas yang diberikan dapat meningkatkan minat baca anak serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih menyenangkan.

Setelah kegiatan bersama peserta didik, rombongan DWP Kemendikdasmen melanjutkan agenda silaturahmi dengan DWP Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Masmidah menegaskan bahwa Dharma Wanita bukan sekadar organisasi pendamping, melainkan memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program kementerian dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, peran tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan kapasitas anggota, penguatan kebersamaan, serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengajak seluruh anggota DWP untuk menjadi mitra yang aktif menyebarluaskan berbagai program positif Kemendikdasmen kepada masyarakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.

Melalui kegiatan ini, DWP Kemendikdasmen berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun karakter generasi muda, memperkuat budaya literasi, serta menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi dunia pendidikan dan masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
Pembuatan Website
LAINNYA