Yogyakarta Buka Kelas Khusus Cerdas Istimewa

oleh -4 views
Ilustrasi (aryansah.wordpress.com)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi (aryansah.wordpress.com)
Ilustrasi (aryansah.wordpress.com)

PADA tahun ajaran baru 2013/2014, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta akan membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk kelas khusus cerdas istimewa (CI).

Kelas khusus ini berisi anak-anak cerdas yang memiliki intelektual quotion(IQ) minimal 130. Kelas khusus CI ini dibuka untuk tingkat Sekolah Dasar (SD).

“Tahun ini sebenarnya tahun kedua. Kalau tahun lalu masih uji coba, minimal IQ 125 masih kita terima tetapi tahun ini IQ minimal harus 130,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Edy Heri Suasana, Ahad (2/6).

Menurut Edy, pada tahun lalu ada satu kelas khusus CI ada 25 anak. Mereka berada di SD Negeri Ungaran. Tahun ini ada empat SD lain yang dipersiapkan untuk membuka kelas khusus CI tersebut. SD tersebut adalah SD N Ungaran, SD N Giwangan, SD N Pujokusuman dan SD N Tegalrejo 3.

Dikatakannya, PPDB untuk kelas khusus ini dilakukan bekerjsama dengan fakultas psikologi UGM. Selain nilai IQ yang tinggi siswa yang masuk kelas ini juga memiliki bakat dan kreatifitas tinggi. PPDB untuk kelas khusus ini juga mendahului PPDB reguler yang baru akan dilaksanakan 18 Juni mendatang.

Sistem pembelajaran yang dilakukan dikelas khusus ini tidak harus di dalam ruang kelas. Justru pembelajaran lebih banyak dilakukan di luar ruangan. Hal ini juga telah diterapkan di SD Ungaran pada kelas khusus CI sejak 2012 lalu. “Progresnya cukup bagus sehingga terus kita kembangkan,” katanya.

Diakui dia, pembukaan kelas khusus CI ini dilakukan untuk mengakomodir siswa yang memiliki kecerdasan lebih. Oleh sebab itu, pendekatan yang dilakukan terhadap siswa ini juga berbeda dengan siswa lainnya.

Selain kelas khusus CI, Dinas Pendidikan setempat juga telah memiliki kelas khusus olahraga untuk tingkat SMP dan SMA. Kelas khusus olahraga ini berada di SMP 13 dan SMA 4 Yogyakarta.

Terpisah, pengumuman kelulusan siswa tingkat SD di DIY dilakukan serempak pada Sabtu (1/6). Jumlah siswa SD yang mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun ini sebanyak 43.665. “Pengumuman dilakukan pihak sekolah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, Baskara Aji.

Nilai rata-rata UN tingkat SD di DIY sebesar 23,02 Rata-rata tertinggi ada di Kota Yogyakarta sebesar 23,33, disusul Kabupaten Bantul 23,32, Kulonprogo 23,41, Sleman 23,25 dan Kabupaten Gunungkidul 22,86

Tiga besar nilai UN tertinggi se-DIY peringkat pertama SDN Panjatan dengan total UN 29,11, disusul SD Muhammadiyah Bedoyo Kulonprogo 27,97 dan SD Al Amin Sinar Putih 27,43. Sedangkan siswa SD peraih nilai UN tertinggi adalah Dedek Wahyu Hidayatullah dari SD Balong, Bantuk dengan nilai 29,80.

Diikuti Masfufah Kurota’ayun dari SDN I Bantul 29,60 dan Dhea Aninda Shalsabila dari SD Muhammadiyah Bantul dengan nilai 29,60.(republika.co.id)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.