Wapres: Masalah UN, Jangan Hanya Salahkan Mendikbud

oleh -0 views
Wakil Presiden Boediono
Arrief Ramdhani
Wakil Presiden Boediono
Wakil Presiden Boediono

MENANGGAPI penundaan Ujian Nasional (UN) di 11 provinsi, Wakil Presiden (Wapres) Boediono mengatakan agar jangan hanya menyalahkan Mendikbud Mohammad Nuh. “Jangan salahkan Pak Menteri (Mendikbud M. Nuh) sekarang,” ujar Wapres di SMA 1 Palangkaraya Kalimantan Tengah, Sabtu (20/4/2013), seperti dikutip detik.com.

Boediono menambahkan bahwa ujian negara itu memang sudah ada sejak 2.500 tahun yang lampau, sejak zaman filsuf Konfusius di Tiongkok. Itu menunjukkan legitimasi ujian negara, atau sekarang disebut Ujian Nasional (UN), memang perlu untuk dilaksanakan, ujar Wapres. Ujian negara terus berevolusi dari milenium ke milenium.

banner 728x90

Jika ada kesalahan dalam pelaksanaan seperti yang terjadi kini, maka itu menunjukkan perlunya perbaikan terus menerus. Tidak menutup kemungkinan untuk memperbaiki UN terus menerus. “Kita semua terbuka nanti, ujian negara yang pas itu yang bagaimana, mungkin bukan seperti sekarang, bisa saja nanti terdesentralisasi,” tutur Boediono.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir mendapingi Wapres, Mendikbud Mohammad Nuh dan Menkokesra Agung Laksono. Mendikbud menjelaskan kepada siswa-siswa SMA 1 Palangkaraya bahwa UN bukan satu-satunya komponen penentu kelulusan siswa. “UN menempati 60 persen penentu, sedangkan 40 persen sisanya adalah komponen penyelesaian program pendidikan, serta harus lulus ujian sekolah,” ujar mantan Rektor ITS tersebut.

Menteri Nuh menasihati para siswa agar tidak perlu khawatir menghadapi UN. Mendikbud mengatakan, banyak permasalahan di kehidupan yang ditentukan hanya oleh sedikit bagian dari rangkaian perjuangan. “Contohnya sepakbola, kemenangan bisa ditentukan di menit terakhir,” ujar mantan Menkominfo tersebut.(kemdiknas.go.id)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.