UT Siap Menjadi Cyber University

oleh -0 views
Logo Universitas Terbuka

LOGO Universitas Terbuka UNIVERSITAS  Terbuka (UT) siap menjadi Cyber University. Rektor  UT Ojat Darojat mengatakanUT telah menerapkan keseluruhan pelayanan pembelajaran, media pembelajaran, hingga skema layanan program di akses secara online.

“UT saat ini sudah menerapkan pembelajaran dengan akses dan kapasitas teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Misalnya blended atau hybrid leaning, e-learning, online learning, digital learning, dan virtual learning,” kata dia, Senin (27/1).

Menurutnya, UT saat ini sudah bertransformasi dari yang sebelumnya bersifat tradisional kini telah menjadi modern. Dengan menggunakan teknologi terkini dalam berbagai media, UT memaksimalkan pembelajaran yang efisien dan terus meningkatkan kemudahan akses bagi mahasiswanya.

“Berbagai model media pembelajaran yang digunakan diantaranya: bahan ajar digital, buku materi pokok dilengkapi kaset/CD audio/video dan pembelajaran berbasis web serta melalui TV dan radio,” katanya.

Untuk keseluruhan materi pembelajaran, latihan soal, hingga tes formatif disajikan secara online. UT mengusung self content. Tidak ada tatap muka tetapi mahasiswa belajar sendiri dengan mengakses sejumlah modul di website UT.

“Dahulu UT sewaktu masih tradisional, pembelajaran dilakukan dengan menggunakan surat menyurat dan itu jadul. Saat ini seluruh modul tersebut bisa diakses dan dipelajari secara sendiri dengan memanfaatkan sejumlah materi yang ada dengan pengembangan tutorial online,” kata Ojat.

Di samping itu, UT tidak membatasi jumlah masyarakat yang ingin berkuliah di UT, siapapun boleh masuk. Kata Ojat, karena tugas kami harus memberikan kesempatan kepada masyarakat sebab belajar menjadi sebuah kebutuhan dan upaya keras yang berkelanjutan untuk mencapai tataran hidup yang lebih baik.

Menurut Ojat, kemunculan sistem Pendidikan Jarak Terbuka dan Jarak Jauh (PTJJ) di Indonesia seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. “Bersama UT keterbatasan tempat dan waktu tidak lagi menjadi kendala utama bagi banyak orang dalam mengembangkan diri dan meningkatkan kemampuan profesional mereka,” kata Ojat.(republika.co.id)