UPI Bersama Aliansi Pendidikan Belanda Saling Bekerja Sama

oleh -10 views
Kampus UPI Bandung
Arrief Ramdhani
inilahkoran.com
inilahkoran.com

UNIVERSITAS Pendidikan Indonesia dan Aliansi Pendidikan Belanda yang terdiri atas Windesheim, Inholland, IPABO menandatangi komitmen saling pengerti (MoU), Senin (30 April 2013), di Kampus UPI Jln. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung.

Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata saat menyambut delegasi Aliansi Pendidikan dari Negara Belanda menyampaikan rasa gembira dan mengucapkan selamat datang kepada Hendrik Frantzen (Dekan Ilmu Terapan Windesheim), Mrs. Dieke Frantzen,  Franklin A. Niamut P(residen Direktur Eigenwijs en Goed B. V sebagai representatif kerjasama pendidikan di Indonesia), dan Shirley I Seiwakabessy, SE (Direktur PT Inova Bangun Nusantara.

Dalam kesempatan itu ia menyampaikan tentang sejarah berdirinya UPI. Pelaksanaan MoU dilakukan di Gedung Villa Isola Isola yang dibangun tahun 1933 oleh seorang hartawan Belanda Dominique Willem Berretty. Pada masa revolusi kemerdekaan gedung ini pernah  dijadikan markas para pejuang kemerdekaan. Kemudian pada tahun 1954 dibangun kembali dan menjelma menjadi sebuah gedung bernama Bumi Siliwangi yang digunakan sebagai gedung Perguruan Tinggi Pendidikan Guru. Isola kemudian berubah menjadi  PTPG, lalu  menjadi Fakultas Ilmu Pendidikan (FKIP) pada Universitas Padjadjaran anggal 25 November 1958.  Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 1 tahun 1963, FKIP berubah menjadi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) sebagai satu satunya lembaga pendidikan guru tingkat Perguruan Tinggi. Kemudian terakhir menjadi Universitas Pendidikan Indonesia yang memiliki program pendidikan dan non kependidikan dengan tujuh fakultas (FIP, FPIPS, FPTK, FPMIPA, FPBS, FPEB, FPOK) dan lima kampus daerahnya (Purwakarta, Serang, Cibiru, Sumedang).

Baginya kerjasama luar negeri adalah hal yang penting, karena ini adalah langkah nyata UPI untuk mencapai rencana strategisnya sebagai world class university khususnya di bidang pendidikan. Kerjasama ini penting bagi kedua negara, terutama untuk memfasilitasi warga global. Saat ini kemampuan multikultural, dan kesadaran multikultural dibutuhkan bagi masyarakat dunia di masa mendatang.

Hendrik Frantzen Dekan Ilmu Terapan Windesheim menyampaikan kata sambutannya yaitu “Aliansi Pendidikan saat ini terdiri dari tiga universitas yang memiliki hampir  60 ribu mahasiswa.  Langkah pertama aliansi ini adalah ingin mencari guru yang berkualitas. Di bidang pendidikan khususnya di luar negeri  “. Mereka memiliki tanggung jawab yang besar untuk proyek kurikulum teknik di sekolah menengah. Melalui Mou akan membantu terjadinya kolaborasi lebih banyak untuk mencapai tujuan yang sama. Ia menyatakan bahwa untuk aliansi di luar negeri sengaja dipilih Negara Indonesia khususnya UPI, karena memang arus transportasi di antara kedua Negara banyak.

Ia menyampaikan tentang Aliansi Pendidikan yang dilakukan antara lembaga pendidikan Inholland, Windesheim dan IPABO. Ketiga universitas ini bergabung bersama untuk menjadi kekuatan memimpin di bidang pendidikan. Guru yang terbaik bagi generasi di masa mendatang harus memiliki kemampuan bekerjasama. Kerjasama melalui pertukaran dari tema-tema substansi dan pengetahuan untuk memberikan harapan bagi guru berkualitas di bidang pendidikan. Bentuk kerjasama dalam aliansi ini menggunakan pengalaman dr perguruan tinggi yang berbeda dalam level guru, tes, dewan penguji, dan agenda pengetahuan. Semoga saja melalui kerjasama yang dilakukan akan meningkatkan kualitas pendidikan di kedua negara.(www.upi.edu)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.