Unpad dan BATAN Tandatangani Kerja Sama Kembangkan Penelitian Teknologi Nuklir

oleh -3 views
Arrief Ramdhani

mou_UNPAD

BADAN Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bekerja sama dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unpad menggelar Seminar Sains dan Nuklir 2013, Kamis (4/07) di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Bandung. Seminar ini diikuti oleh 500 peserta yang berasal dari peneliti, perwakilan instansi, stakeholder, dan mahasiswa.

Ketua pelaksana kegiatan, Haryo Seno, S.ST., mengungkapkan, seminar bertema “Pemanfaatan Sains  dan Teknologi Nuklir serta Peranan MIPA di Bidang Kesehatan, Lingkungan, dan Industri, untuk Pembangunan Berkelanjutan” ini merupakan wadah bagi pertukaran gagasan yang menampung berbagai hasil penelitian terkait dengan sains dan teknologi nuklir.

“Ajang pertukaran gagasan tersebut diharapkan dapat mengembangkan sains dan teknologi nuklir dalam berbagai bidang, khususnya kesehatan, pangan, dan industri,” ujarnya.

Senada dengan Haryo, Kepala BATAN, Prof. Dr. Djarot S. Wisnubroto pun mengungkapkan, pemanfaatan sains dan teknologi nuklir tentunya harus didukung oleh peran serta para peneliti akademisi, termasuk dari Unpad. Hal ini disebabkan, potensi nuklir ke depan akan bermanfaat bagi perkembangan masyarakat Indonesia.

“Kami pun menawarkan kerja sama kepada dosen, peneliti, dan mahasiswa Unpad untuk memanfaatkan laboratorium dan sarana di BATAN bagi penelitian dan tugas akhirnya,” ungkap Prof. Djarot.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, kerja sama dengan FMIPA Unpad sendiri sudah terjalin sejak lama, yaitu dengan banyaknya peneliti Unpad yang menjadi peneliti di BATAN. “Kita menyadari bahwa untuk pengembangan teknologi ini tidak bisa sendirian. Oleh karena itu, kita upayakan akan terus melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk bisa mencapai strategi pembangunan Iptek tahun 2014,” ujar Rektor saat membuka kegiatan.

Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia, pun mengapresiasi tawaran tersebut. “Kita bisa operasionalkan kerja sama tersebut melalui penandatanganan piagam kerja sama sehingga ke depan para peneliti di BATAN bisa langsung menjadi peneliti di Unpad,” jelasnya.

Di Unpad sendiri sedang dilakukan perubahan pola pikir mengenai pengertian riset. Rektor berharap, perubahan pola pikir tersebut akan menghasilkan penelitian yang langsung menghilir dan mampu menghasilkan kualitas SDM yang bermutu dan berguna bagi pembangunan berkelanjutan.

Seminar tersebut menghadirkan 4 pembicara utama, yakni Kepala BATAN, Rektor Unpad, Deputi Bidang Sumber Daya Iptek Kementrian Riset dan Teknologi RI, Prof. Freddy Permana Zen, M.Sc., D.Sc., dan peneliti dari ANSTO (Australian Nuclear Science and Technology Organization), Prof. D.D. Cohen, serta penyajian makalah dari para peserta.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan Piagam Kerja Sama terkait dengan kerja sama penelitian antara BATAN dengan Unpad, FMIPA Unpad, FTG Unpad, Faperta Unpad, dan FK Unpad.(unpad.ac.id)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.