Unla Rintis Kerja Sama dengan Universitas Jepang

oleh -19 views
Kampus Universitas Lalangbuana
Arrief Ramdhani
Kampus Universitas Lalangbuana
Kampus Universitas Lalangbuana

LEMBAGA pendidikan termasuk universitas tidak cukup melahirkan mahasiswa dan lulusan professional, tetapi juga humanis.
Universitas Langlangbuana (Unla) saat ini terus berbenah menjadi lembaga pendidikan tinggi terbaik. Buktinya, kampus didirikan Yayasan Pendidikan Tri Bhakti (YPTB) ini telah menjalin kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi yang ada di negara Jepang.

Akhir Maret lalu, Rektor Unla Dr H Nana Rukmana Asmita MH beserta sejumlah dosen Unla melakukan kunjungan ke Negeri Sakura. Ada banyak misi yang berhasil dibawa sebagai oleh-oleh. Di antaranya rencana pertukaran mahasiswa, penugasan dosen melanjutkan kuliah di Jepang, kerja sama atau kolaborasi penelitian, seminar bersama, hingga pertukaran dosen.

banner 728x90

Wakil Rektor III Unla Dr Arry Djauhari mengungkapkan, tujuan utama kunjungan yang berlangsung sekitar lima hari itu adalah menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di negara maju seperti Jepang.

“kerja sama bisa dalam bentuk pertukaran pelajar, penugasan dosen untuk melanjutkan kuliah di sana, kerja sama penelitian, seminar bersama, dan visiting professor. Jadi kalau ada profesor dari sini bisa mengajar di sana atau dari sana mengajar di sini,” ujar Arry, belum lama ini.

Untuk merealisasikan program kerja sama itu, dalam waktu dekat dosen akan ditugaskan melanjutkan kuliah di Jepang. Sementara penelitian bersama, seminar bersama, program kunjungan atau pertukaran mahasiswa akan dilakukan secara bertahap.

“Sementara ini, yang akan dilakukan adalah penugasan staf dosen melanjutkan kuliah di sana. Apakah untuk jenjang S-2 ataupun S-3,” ujarnya.

Wakil Rektor I Unla Prof Soeganda Priyatna mengatakan, kunjungan untuk penjajakan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi bertaraf internasional tidak hanya menyertakan pimpinan Unla dan sejumlah dosen.

Selain Wakil Rektor I dan Wakil Rektor III, ada juga Dr Eki Baihaki sebagai Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Unla (LPMU) dan Dr Mumun Syaban sebagai Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

“Ada beberapa universitas di Jepang yang kami rangkul, di antaranya Kitakyushu University yang merupakan universitas model untuk penerapan lingkungan hidup. Kunjungan ke sana bertujuan menjalin kerja sama di bidang penelitian mengenai sosialisasi lingkungan hidup,” bebernya.

Rombongan juga melakukan kunjungan ke Kanazawa University. Kerja sama dengan universitas ini dikhususkan untuk FKIP, terutama untuk Jurusan Pendidikan Guru SD (PGSD).

FKIP Unla sendiri memiliki sejumlah jurusan, yaitu Pendidikan Matematika dan IPA, Pendidikan Ekonomi/Akuntansi, dan PGSD.

“Sosialisasi lingkungan hidup ini akan diterapkan kepada anak-anak usia dini, yaitu anak-anak SD. Dari pihak FKIP Unla kabarnya akan melakukan penelitian tentang pembelajaran pemahaman kesadaran lingkungan untuk kelas lima dan kelas enam SD,” kata dia.

Selain dengan perguruan tinggi di Jepang, kerja sama juga akan dilakukan dengan sejumlah universitas di Malaysia. Rencananya pada 16 April 2014, Unla akan melakukan penandatanganan kerja sama dengan pimpinan University Sains Malaysia (USM).

Diharapkan, berbagai rangkaian kerja sama ini dapat meningkatkan kualitas Unla sebagaimana visinya, yaitu Menjadikan Universitas Unggulan yang Menghasilkan Sumber Daya Manusia Profesional dan Humanis pada tahun 2015. (inilahkoran.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.