UN SMP Lebih Rawan Kecurangan

oleh -10 views
Ilustrasi (kemdikbud.go.id)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi (kemdikbud.go.id)
Ilustrasi (kemdikbud.go.id)

UJIAN Nasional tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) digelar mulai Senin 9 Mei 2016. Berbeda dengan UN SMA/SMK sebelumnya, UN SMP lebih rawan kecurangan karena mayoritas masih digelar dengan berbasis kertas atau Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP).

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terdapat 59.083 SMP yang menggelar UNKP dengan jumlah siswa sebanyak 4.216.552. SMP yang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) lebih sedikit yakni 984 sekolah, dengan total siswa 156.320.

banner 728x90

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengingatkan agar siswa membentengi upaya kecurangan dengan memiliki rasa percaya diri.

“Siswa dan orang tua harus percaya pada jawaban diri sendiri. Jangan mau percaya pada orang yang katanya menjual kunci jawaban padahal hanya alfabet yang diberi nomor kemudian dijual. Kita yang harus membentengi diri sendiri,” ujarnya ketika ditemui seusai rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional bertemakan ‘Harmoni Bersama masyarakat’ di kawasan Car Free Day, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu 8 Mei 2016.

Anies mengingatkan, ujian nasional sudah tidak lagi menjadi penentu kelulusan sekolah. Karena itu, menurut dia, memiliki kepercayaan terhadap diri sendiri sangat penting untuk membentengi dari upaya kecurangan yang merugikan.

UN SMP digelar hingga 12 Mei 2016 mendatang. Sementara UN susulan dijadwalkan berlangsung pada 16-17 Mei 2016.( pikiran-rakyat.com)