UN SMP Hari Pertama, Mendikbud Sidak SMP dan MTs di Kepulauan Seribu

oleh -2 views
Mendikbud
Arrief Ramdhani
Mendikbud
Mendikbud

PELAKSANAAN UN SMP hari pertama, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kepulauan Seribu. Mendikbud ingin memastikan pelaksanaan UN di wilayah ini berjalan lancar.

Kunjungan pertama dilakukan di Pulau Tidung Besar, yang merupakan pulau terluas diantara pulau-pulau pemukiman yang ada di Kepulauan Seribu. Mendikbud beserta rombongan tiba pukul 7.05 WIB dan langsung menuju SMPN 241 Jakarta. Ada tiga ruang kelas yang ditinjau dengan jumlah peserta ujian sebanyak 54 orang.

“Sidak ini sengaja ke Kepulauan Seribu. Di SMPN 241 ada tiga ruang ujian. Ada sembilan naskah lebih ,yang akan diamankan pengawas. Dari sisi logistik aman dan bisa diselesaikan,” katanya di SMPN 241 Tidung, Senin (5/5/2014) pagi.

Pada kunjungannya Mendikbud didampingi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud Furqon dan Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan Edhy Tri Baskoro.

Saat kunjungannya, para peserta ujian sedang mengisi data diri sebelum mengerjakan soal ujian. Kepada pengawas, Mendikbud berpesan, agar betul-betul mengawasi jalannya ujian. “Awasi dan kawal betul. Jaga agar suasananya tetap baik dan tenang,” katanya di SMPN 241 Tidung, Senin (5/5/2014).

Mendikbud juga memastikan peserta ujian tidak membawa buku, catatan, telepon seluler, atau barang lain yang dapat mengganggu ujian. “Sekolahnya bagus  walaupun di pulau terpencil. Kenapa ini harus disiapkan dengan baik karena ini bagian dari karir anak tangga mereka,” katanya.

Berdasaran laporan yang diterima Mendikbud, pengawas menyampaikan tidak ada laporan isu kebocoran pada UN hari pertama, yang mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Ujian berlangsung mulai pukul 7.30-9.30.

Usai mengunjungi SMPN 241, Mendikbud melanjutkan kunjungan ke MTs 26. Pelaksanaan UN di sekolah ini juga berjalan lancar. Kunjungan dilanjutkan ke Pulau Untung Jawa. Secara keseluruhan pelaksanaan UN SMP di Kepulauan Seribu diselenggarakan di sepuluh sekolah, 28 ruang kelas, 471 peserta, dan 56 pengawas.(jpnn.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.