UN 2020 Ditiadakan, Simak Syarat dan Ketentuan Kelulusan Sekolah

Wednesday 25 March 2020 , 8:08 AM

Ilustrasi

PEMERINTAH  telah mengumumkan untuk meniadakan Ujian Nasional 2020 akibat pandemi virus corona atau COVID-19 yang saat ini sedang menyerang Indonesia.

Hal ini diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa 24 Maret 2020. Penghapusan ujian nasional ini diberlakukan untuk jenjang SD, SMP, SMA, maupun SMK.

Tak hanya itu, proses belajar mengajar dengan jarak jauh pun masih akan diberlakukan.

Namun melihat jadwal ujian sekolah yang semakin dekat maka ujian sekolah untuk kelulusan pun dilakukan sesuai Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 yang diterima Pikiran-Rakyat.com pada Selasa 24 Maret 2020.

Dalam surat edaran tersebut terdapat beberapa kebijakan mengenai pelaksanaan ujian sekolah untuk kelulusan.

Di mana untuk ujian sekolah tidak diperbolehkan dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa kecuali yang telah dilaksanakan sebelum terbitnya surat edaran tersebut.

Lalu ujian sekolah dapat dilakukan dengan bentuk portopolio nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan tes daring, atau penugasan jarak jauh lainnya.

Ujian nasional pun dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna dan tidak perlu mengukur ketuntasan untuk mencapai kurikulum secara menyeluruh.

Bagi sekolah yang telah melaksanakan ujian sekolah dapar menggunakan ujian sekolah untuk menentukan kelulusan siswa.

Namun bagi sekolah yang belum melakukan ujian sekolah berlaku ketentuan sebagai berikut.

1. Tingkat SD

Untuk tingkat sekolah dasar (SD) atau sederajat ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir yaitu kelas empat, kelas lima, dan kelas enam semester gasal.

Nilai semester genap kelas enam dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.

2. Tingkat SMP-SMA

Untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sedertajar dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat, dapat ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir.

Di mana nilai semester genap kelas 9 dan kelas 12 dapat digunakan sebagai nilai tambahan untuk kelulusan.

3. Tingkat SMK

Untuk tingkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau sederajat dapar ditentukan berdasarkan nilai rapor, praktik kerja lapangan, protopolio, dan nilai praktik selama lima semester.

Nilai semester genap tahun terakhir dapat dijadikan nilai tambahan untuk nilai kelulusan.(pikiran-rakyat.com)

Comments are closed.