Mahasiswa UGM Ciptakan G-Ber, Robot Pendeteksi Kekeroposan Pohon

Intan Suryani

Penulis : Intan Suryani
Editor : Asop Ahmad

0

0

Trending
1664164379941_1664164488

G-Ber ciptaan mahasiswa UGM. Foto: ugm ac.id

SIAPBELAJAR.COM - Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengembangkan prototipe alat pendeteksi kekeroposan pada pohon yang diberi nama G-Ber.

Alat ini dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi ultrasonografi (USG) yang dilengkapi dengan robot memanjat serta Artificial Intelligence (AI) berbasis Internet of Things (IoT).

“Dengan maraknya kasus pohon tumbang di tengah-tengah masyarakat yang banyak merugikan warga, maka kami ciptakan alat ini,” ujar Rosyad Fathur Saifuddin, salah seorang anggota tim pengembang G-Ber seperti dirilis laman ugm.ac.id.

Mahasiswa Program Studi Elektronika dan Instrumentasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM ini mengembangkan G-Bber bersama empat orang mahasiswa lainnya dari berbagai disiplin ilmu yang berbeda.

Mereka adalah Muhammad Bagus Hidayatullah dari Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik UGM, Muhammad Idham Novanto dari Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik UGM, Solid Boy Maywenson dari Program Studi Fisika, FMIPA UGM, dan Ahmad Zidane Al-Latif dari Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik UGM.

Alat ini dikembangkan dengan pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Karsa Cipta (PKM-KC), di bawah bimbingan Dr Eng Fahrudin Nugroho dari FMIPA UGM.

Fathur menerangkan, G-Ber memanfaatkan teknologi pencitraan tomografi untuk mendapatkan citra internal dari pohon. Data ini kemudian diproses oleh kecerdasan buatan berupa machine learning sehingga dapat memproses data dan mengeluarkan klasifikasi pohon, apakah pohon berpotensi akan roboh atau tidak.

Alat ini dilengkapi dengan remote control untuk mempermudah pengguna dalam mengendalikan alat. Proses pengembangan alat, lanjut Fathur, telah memasuki tahapan uji coba.

“Inovasi alat deteksi ini diharapkan mampu mengatasi masalah kerugian materiil dan nonmateriil yang diakibatkan oleh tumbangnya pohon,” tambahnya.

Tim ini akan terus mengembangkan G-Ber dengan menambahkan fitur-fitur yang lebih beragam. Untuk pengembangan selanjutnya, mereka berharap agar G-Ber dapat dikembangkan dengan bantuan pemerintah, sehingga memberikan manfaat kepada masyarakat luas.

“Ke depannya alat ini dapat digunakan oleh pemerintah untuk mendeteksi potensi keruntuhan pohon,” tutur Fathur.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1664336721506_1664336799

Belajar

UGM Jadi Kampus Terbaik di Program Kreatifitas Mahasiswa 2022

SIAPBELAJAR.COM - Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi perguruan tinggi terbaik pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) sebagai peraih pendanaan dan insentif PKM terbanyak tahun 2022.Dikutip dari la
1664122207203_1664122241

Trending

Prilly Latuconsina Bakal Jadi Dosen Tamu di UGM Pekan Depan

SIAPBELAJAR.COM- Prilly Latuconsina dijadwalkan menjadi dosen tamu di Universitas Gadjah Mada (UGM) pekan depan.Artis 25 tahun itu tergabung dalam program praktisi mengajar Kementerian Pendidikan, Keb
1664164379941_1664164488

Trending

Mahasiswa UGM Ciptakan G-Ber, Robot Pendeteksi Kekeroposan Pohon

SIAPBELAJAR.COM - Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengembangkan prototipe alat pendeteksi kekeroposan pada pohon yang diberi nama G-Ber.Alat ini dikembangkan dengan memanfaatka
1663428764488_1663428967

Belajar

Tongkat Pintar untuk Lansia dan Penyandang Tunanetra dari UGM

SIAPBELAJAR.COM- Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan tongkat pintar bagi lansia dan penyandang tunanetra. Tongkat yang dinamai In-SWALST (IoT Based Smart Walking Stick for Real Time
1662434166035_1662434306

Trending

Meta Luncurkan Akademi Pembelajaran Virtual di Indonesia

SIAPBELAJAR.COM - Meta (Facebook) telah meluncurkan Meta Immersive Learning Academy (MILA) atau Akademi Pembelajaran Virtual.MILA adalah sebuah program edukasi yang akan memfasilitasi para kreator di