Empat Ribu Lebih Mahasiswa Jadi Kado Istimewa pada Ultah Universitas Terbuka Ke- 38

Udan Muhdiana

Penulis : Udan Muhdiana
Editor : Danang Hamid

0

0

Trending
1663901603598_1663901634

Universitas Terbuka (UT) yang belum lama ini merayakan ulang tahun ke-38 mendapat kado istimewa, yaitu meningkatnya jumlah mahas

SIAPBELAJAR.COM - Universitas Terbuka (UT) yang belum lama ini merayakan ulang tahun ke-38 mendapat kado istimewa, yaitu meningkatnya jumlah mahasiswa menjadi 412.041. Selain itu, dari total mahasiswa yang melakukan registrasi di semester kedua tahun 2022, jumlah mahasiswa baru meningkat lebih dari 100% dibanding semester sebelumnya.

Kepala Pusat Pengembangan Hubungan Internasional dan Kemitraan UT Maya Maria mengatakan, peningkatan yang sangat signifikan ini merupakan pertama kali, setidaknya dalam 10 tahun terakhir. 

Maya menyampaikan, di tengah semakin banyaknya perguruan tinggi yang menawarkan pembelajaran daring, bertambahnya jumlah mahasiswa baru ini menunjukkan bahwa UT tetap menjadi pilihan utama bagi mereka yang menghendaki kuliah jarak jauh dan daring.

“Pertambahan jumlah mahasiswa ini juga tidak lepas dari edukasi publik yang sangat masif yang dilakukan oleh UT Pusat dan seluruh UPBJJ-UT. Masyarakat semakin memahami bahwa UT telah sangat siap dengan online pedagogy yang didukung oleh layanan bantuan belajar yang sangat mumpuni,” katanya, melalui siaran pers, Kamis (22/9).

Selain itu, tambahnya, komposisi mahasiswa berdasarkan usia juga menunjukkan perubahan yang sangat signifikan. Saat ini, hampir 70% mahasiswa UT berusia di bawah 30 tahun. Komposisi ini berbanding terbalik dengan keadaan 10 tahun ke belakang.

“Perubahan ini mencerminkan bahwa masyarakat muda usia semakin memahami dan membutuhkan perkuliahan yang fleksibel dan berbasis teknologi,” ujarnya. Dia menjelaskan, sebagai informasi, 87% mahasiswa UT sudah bekerja dan memerlukan kuliah yang sesuai dengan waktu kerjanya. Dengan kata lain, bekerja dan kuliah dapat dilakukan secara bersamaan tanpa saling mengganggu. Hal ini merupakan salah satu misi awal didirikannya UT .

Menurutnya, saat ini, UT tengah menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) tentang UT PTNBH. Dengan status baru sebagai PTNBH, UT akan memperoleh banyak keuntungan, termasuk dalam bidang akademik dan non akademik

Dalam bidang akademik, UT memiliki keleluasaan dalam membuka program studi baru sehingga dapat merespons dengan cepat tuntutan masyarakat akan program studi baru. Selain itu, dalam bidang keuangan, UT memiliki keleluasaan dalam pengelolaan keuangan.

“Di sisi lain, agar dapat terus maju, UT dituntut untuk semakin profesional, inovatif, dan adaptif terhadap segala perubahan yang terjadi,” lanjutnya. Terkait dengan jumlah mahasiswa, jika dihitung dengan mahasiswa yang aktif, namun tidak melakukan registrasi pada semester ini, jumlah mahasiswa UT mencapai lebih dari 700.000 orang.

Karena mengusung prinsip openess, mahasiswa UT dapat berhenti dan melanjutkan kuliah sesuai dengan ketersediaan waktu mereka. Dengan demikian, tidak ada batasan lama studi, termasuk tidak ada prinsip drop out (DO). Prinsip ini adalah prinsip yang diusung oleh semua perguruan tinggi jarak jauh di seluruh dunia. 

Sadar dengan pentingnya menjaga kualitas, terutama dengan jumlah mahasiswa yang sangat banyak, selain mengundang Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) dan Badan Sertifikasi ISO, UT secara berkala mengundang Quality Reviewer dari the International Council for Open and Distance Education (ICDE) untuk mengkaji semua proses bisnis yang dijalankan UT. UT adalah satu-satunya perguruan tinggi jarak jauh di Asia yang mengundang Quality Reviewer dari ICDE.

 “Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk memastikan bahwa semua kegiatan di UT telah sesuai dengan praktik baik yang dilakukan oleh perguruan tinggi jarak jauh terbaik di dunia sehingga hal itu merupakan pengejawantahan dari visi UT menjadi perguruan tinggi berkualitas dunia,” terangnya.

Upaya peningkatan jumlah mahasiswa terus diupayakan. Tahun depan, jumlah mahasiswa ditargetkan menjadi 750.000 orang. Peningkatan jumlah mahasiswa ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK PT).

UT merupakan satu-satunya mitra strategis pemerintah untuk meningkatkan APK PT karena dengan massive education melalui UT target tersebut dapat diakselerasi. Oleh karena itu, Rektor UT Prof. Ojat Darojat dalam berbagai kesempatan menggaungkan program wajib kuliah.

Hal tersebut pernah dikemukakan di hadapan Ketua MPR Bambang Soesatyo pada saat acara puncak perayaan Dies Natalis UT ke-38 di UT Pusat dengan harapan bahwa gagasan itu dapat didukung oleh pemerintah.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1666000147713_1666000234

Trending

Bangkit Berkarya dan Berjaya Tema Hut Kota Tasikmalaya ke-21

SIAPBELAJAR.COM - Bertempat di ruang rapat paripurna DPRD Kota Tasikmalaya Walikota Tasikmalaya menghadiri rapat paripurna dengan agenda peringatan hari jadi ke 21 Kota Tasikmalaya tahun 2022.Rapat pa
1665730947678_1665730962

Belajar

5 Mahasiswa Penerima Beasiswa Awardee IISMAVO Dilepas Secara Daring ke Malaysia

SIAPBELAJAR.COM - Setelah proses panjang pengurusan visa yang cukup menguras energi, akhirnya lima dari sembilan penerima beasiswa (awardee) Indonesian International Mobility Awards edisi Vokasi (IISM
1663901603598_1663901634

Trending

Empat Ribu Lebih Mahasiswa Jadi Kado Istimewa pada Ultah Universitas Terbuka Ke- 38

SIAPBELAJAR.COM - Universitas Terbuka (UT) yang belum lama ini merayakan ulang tahun ke-38 mendapat kado istimewa, yaitu meningkatnya jumlah mahasiswa menjadi 412.041. Selain itu, dari total mahasiswa
1663034569585_1663034651

Belajar

Salut Poci dan UT Berkomitmen Meningkatkan Kualitas Pendidikan

SIAPBELAJAR.COM - Kepala Sentra Layanan UT Poris Cipondoh Dina Mulyana menyebut Universitas Terbuka (UT) merupakan pionir atau pelopor pendidikan di Indonesia yang menjadi kebutuhan masyarakat banyak.
1663020487668_1663020968

Belajar

3 Jalur Masuk PTN, Calon Mahasiswa Harus Tahu

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah menetapkan skema baru terkait jalur masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN). Aturan tersebut telah di