Pendapat Pengamat Pendidikan tentang Kemendikbud Ganti Tesmata Pelajaran SBMPTN Jadi Skolatik

Udan Muhdiana

Penulis : Udan Muhdiana
Editor : Danang Hamid

0

0

Trending
1662856053588_1662856161

Pengamat pendidikan Ina Liem menyambut baik keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nad

SIAPBELAJAR.COM - Pengamat pendidikan Ina Liem menyambut baik keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim yang menghapus tes mata pelajaran dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Sebagai gantinya, tes SBMPTN nantinya akan berisi tes skolastik yang mengukur kemampuan bernalar siswa.

Menurut Ina, kebijakan ini selaras dengan kurikulum prototipe atau Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2022 yang tidak ada lagi pengelompokan siswa SMA berdasarkan jurusan IPA, IPS, dan Bahasa.

"(Keputusan ini) sesuai harapan saya karena ini nyambung dengan kurikulum prototipe," jelas Ina, "Kalo IPA IPS dihapus tapi tes masih mata pelajaran kan percuma, siswa harus bimbel lagi," tambah dia.

Selain itu, Ina juga mengatakan bahwa kebijakan baru Nadiem ini membuka potensi bagi siswa untuk mengambil lintas jurusan saat menempuh pendidikan sarjana di perguruan tinggi.

Terkait soal tes skolastik yang akan digunakan sebagai tes SBMPTN ini, Ina menyampaikan bahwa hal tersebut justru menjawab kebutuhan pendidikan di tengah industri saat ini.

"Sudah seharusnya PTN tidak mengevaluasi hal yang bisa di-googling, tapi kemampuan bernalar siswa. Ini sejalan dengan kebutuhan industri 4.0," ujar Ina.

Namun, Ina menggarisbawahi peran PTN dalam menindaklanjuti dan menyukseskan kebijakan baru ini.

"Hanya saja PTN masih harus bikin aturan turunan untuk per jurusan, yaitu subject pre requisite yang diminta untuk jurusan tertentu," tandasnya.

Penghapusan tes mata pelajaran SBMPTN

 bahwa penghapusan tes mata pelajaran SBMPTN ini buka tanpa alasan.

Menurutnya, selama ini tes mata pelajaran dalam SBMPTN dinilai memberikan tekanan pada guru untuk mengejar penuntasan materi pembelajaran.

Nyatanya, hal terpenting bagi seorang guru adalah menekankan pemahaman kepada para siswa.

Di sisi lain, tes mata pelajaran pada seleksi SBMPTN juga memberikan tekanan tersendiri bagi para siswa.

Sebab, siswa dituntut mengikuti berbagai bimbingan belajar agar bisa lulus tes SBMPTN. Akibatnya, tuntutan ini memberikan beban finansial maupun mental bagi murid dan orang tua.

Lebih jauh, dampak dari keikutsertaan bimbingan belajar ini menimbulkan diskriminatif, terutama bagi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.

"Seleksi masuk PTN ini harusnya tak menurunkan kualitas pembelajaran pendidikan menengah dan tidak diskriminatif bagi mereka yang tak mampu dan tak mampu mem-bibel-kan," ungkap Nadiem.

Nadiem berharap, adanya perubahan ini dapat membuat para siswa tidak lagi tergantung pada bimbel untuk persiapan tes SBMPTN.

Diganti Tes Skolastik

Nadiem menambahkan, tes mata pelajaran dalam SBMPTN ini akan diganti dengan tes skolastik. Dengan kata lain, siswa tidak perlu menghafal materi saat mengikuti ujian masuk PTN.

"Tak perlu lagi khawatir dengan harus hafal begitu banyak konten untuk ikut tes seleksi," kata Nadiem.

Sebaliknya, tes skolastik ini akan berhubungan dengan kemampuan bernalar, problem solving, dan potensi kognitif siswa.

Adapun, tes literasi Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia dalam tes SBMPTN yang baru ini nantinya tidak menyoal teknik gramatika, tetapi tes kemampuan mengerti logika dari teks.

Menurutnya, skema seleksi ini jauh lebih adil dan memberi kesempatan secara menyeluruh bagi siswa yang akan ikut SBMPTN.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1663020487668_1663020968

Belajar

3 Jalur Masuk PTN, Calon Mahasiswa Harus Tahu

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah menetapkan skema baru terkait jalur masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN). Aturan tersebut telah di
1662809359406_1662809515

Belajar

Tanggapan Rektor UGM Mengenai Sistem Seleksi Masuk PTN

SIAPBELAJAR.COM- Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim telah mengumumkan perubahan sistem seleksi masuk perguruan tinggi negeri untuk tahun 2023.Per
1662856053588_1662856161

Trending

Pendapat Pengamat Pendidikan tentang Kemendikbud Ganti Tesmata Pelajaran SBMPTN Jadi Skolatik

SIAPBELAJAR.COM - Pengamat pendidikan Ina Liem menyambut baik keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim yang menghapus tes mata pelajaran dalam Se
1662674662856_1662675081

Belajar

Mendikbudristek Libatkan Masyarakat dalam Penerimaan PTN

Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengajak masyarakat mengawasi penerimaan mahasiswa baru melalui jalur seleksi mandiri di perguruan tinggi neger
1662543800584_1662543857

Belajar

Tes Mata Pelajaran Atau TKA Dihapus di UTBK SBMPTN 2023

SIAPBELAJAR.COM- Tes mata pelajaran atau Tes Kemampuan Akademik (TKA) dipastikan akan dihapus dalam UTBK SBMPTN 2023. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknolog