Harga Tiket Masuk Pulau Komodo Naik, Pekerja Melakukan Aksi Mogok Kerja

Neli Krismawati

Penulis : Neli Krismawati
Editor : Danang Hamid

0

0

Trending
1659512417166_1659512413

Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur

SIAPBELAJAR.COM - Pekerja pariwisata Indonesia mogok kerja karena adanya kenaikan dramatis pada harga tiket untuk melihat komodo.

Saat ini pengunjung akan dikenakan biaya Rp 3.750.000 untuk mengunjungi pulau-pulau utama di Taman Nasional Komodo, naik dari harga sebelumnya yang hanya Rp 200.000.

Pemerintah berharap untuk membatasi jumlah pengunjung dan melindungi komodo yang terancam punah dari paparan berlebihan ke manusia.

Namun, para pekerja lokal mengatakan bahwa hal tersebut akan menakuti wisatawan sepenuhnya dan akan menyebabkan pendapatan mereka mengering.

Rumah Bagi 3.300 Komodo dan Harapan dari Kenaikan Harga Tiket

Mengutip dari Reuters, Indonesia adalah rumah bagi sekitar 3.300 komodo langka. Kadal terbesar di dunia ini memiliki gigi setajam silet, gigitan berbisa dan tumbuh hingga panjang tiga meter (10 kaki).

Penampilan mereka yang unik ini menarik banyak turis dari seluruh dunia, dengan 220.000 orang berbondong-bondong datang ke Taman Nasional Komodo pada tahun 2019 hanya untuk melihat spesies yang terancam punah secara langsung.

Pemerintah setempat berharap dengan adanya kenaikan harga tiket tersebut, akan mengurangi jumlah wisatawan dan membantu mengembalikan pulau-pulau itu kepada pemiliknya yang sah, yaitu komodo.

Ancaman bagi Penduduk Setempat

Sebagai tanggapan atas kenaikan harga tiket tersebut, sebanyak 700 pekerja lokal yang bergantung pada pariwisata akan mogok hingga akhir Agustus.

Servianus Setiawan, selaku tour operator terdekat mengatakan bahwa rencana itu mengancam penduduk setempat yang selamat dari industri pariwisata.

“Kami mendukung konservasi Komodo tetapi tolong berikan jumlah yang masuk akal sehingga kami dapat melindungi komodo dan orang-orang yang mata pencahariannya bergantung pada pariwisata dapat hidup” kata dia.

Kata Gubernur Nusa Tenggara Timur

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Laiskodat mengatakan bahwa seharusnya informasi mengenai kenaikan tarif dapat dikomunikasikan dengan lebih baik. Namun ia juga mengatakan bahwa kenaikan harga 18 kali lipat masih akan berlanjut.

Langkah tersebut merupakan yang serangkaian upaya terbaru dari pejabat setempat untuk membatasi jumlah pengunjung ke pulau itu dengan harapan dapat melindungi spesies komodo yang terancam punah.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1659900800653_1659900904

Trending

Sandiaga Uno Bantah Senator Australia Sebut Bali Banyak Kotoran Sapi

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno, membantah pernyataan Senator Australia Pauline Hanson yang menyebutkan bahwa di Bali banyak kotoran sapi. “Sapi b
1659512417166_1659512413

Trending

Harga Tiket Masuk Pulau Komodo Naik, Pekerja Melakukan Aksi Mogok Kerja

SIAPBELAJAR.COM - Pekerja pariwisata Indonesia mogok kerja karena adanya kenaikan dramatis pada harga tiket untuk melihat komodo.Saat ini pengunjung akan dikenakan biaya Rp 3.750.000 untuk mengunju
16;9 (55)_1658369231

Seniraga

Akhirnya Justin Bieber Akan Gelar Tur di Indonesia

SIAPBELAJAR.COM - Lama ditunggu, Justin Bieber akhirnya menggelar tur di Indonesia pekan ini.Konser Justin Bieber di Indonesia tahun ini merupakan bagian dari tur konser Justice World Tour, yang merup
1657618374077_1657618441

Ekonomi

Masuk Taman Nasional Komodo Bayar Rp3,7 Juta, Kemenpar Punya Dalih

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, angkat bicara soal kenaikan tarif masuk Tama
1656571143423_1656571155

Ekonomi

Harga Tiket Masuk Pulau Komodo Naik

SIAPBELAJAR.COM - Mulai 1 Agustus 2022, Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) menetapkan biaya masuk ke kawasan konservasi Taman Nasional Komodo (TNK) me