Tiga Karakter Siswa

oleh -1 views
Ilustrasi (m.beritajakarta.com)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi (m.beritajakarta.com)
Ilustrasi (m.beritajakarta.com)

SEJAK rencana penerapan kurikulum 2013, kita akrab dengan istilah pendidikan karakter. Tetapi, apa sebenarnya definisi karakter?

Menurut Dean of School of Education Boston University, Prof. Hardin L.K. Coleman, Ph.D. karakter diartikan sebagai kualitas pribadi. Karakter sendiri dikelompokkan menjadi tiga bagian, yaitu perilaku, afektif, dan kognitif.

“Ketiganya berkaitan. Tiga jenis karakter ini juga bisa menjadi dasar pengembangan program-program pendidikan,” kata Coleman, di Gedung Guru PGRI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (20/3/2014).

Pertama adalah karakter perilaku atau keterampilan. Hal ini, kata Coleman, mencakup disiplin, kerja keras, regulasi atau pengaturan diri sendiri. Karakter perilaku juga termasuk kemampuan menciptakan ikatan sesuai dengan lingkungannya. Meski penting, ia tidak lahir dengan sendirinya dan bisa diprediksi dari moral.

Kedua, yaitu karakter civic atau kewarganergaraan. Ini berkaitan dengan komitmen diri bagi masyarakatnya. Karakter ini juga penting untuk memainkan peran dalam komunitasnya.

“Ini mencakup antara lain, yaitu bagaimana pengetahuan dan bersikap yang baik serta melibatkan kerja dalam kemasyarakatan. Hal ini juga termasuk bagaimana kita bersikap dalam Pemilu dengan memilih yang tepat,” ungkapnya.

Terakhir yaitu karakter moral. Ini termasuk antara lain pengarahan dan respek yang efektif dalam anggota masyarakat yang berhasil. Karakter moral ini terjadi jika seseorang bergaul dengan orang lain untuk bersikap baik kepada mereka.

“Hal ini sudah diterapkan di sekolah. Pencapaian akademik yang bagus menunjukkan pendekatan yang kita gunakan di sekolah berpengaruh dalam mengembangkan siswanya. Satu hal penting yang ditekankan, yaitu semua guru harus bekerjasama dan fokus,” imbuhnya.(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.