Tidak Ada Regulasi, Sekolah Dilarang Pungut Iuran

oleh -2 views
Arrief Ramdhani
Ilustrasi
Ilustrasi

WALI Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku sengaja mengumpulkan seluruh kepala sekolah untuk mendengar pengarahan langsung dari kejaksaan. Sesuai aturan, karena tidak ada regulasi, sekolah dilarang memungut iuran dengan alasan apapun.
“Kenapa saya mengundang Pak Kajari? Supaya para kepala sekolah ini mendengar langsung pemaparan bahwa selama regulasi belum ada, tidak boleh ada pungutan,” ucap Ridwan usai “Silaturahmi Walikota Bandung, Kajari Bandung dan Keluarga besar Disdik Kota Bandung dalam rangka HUT ke-69 RI dan HUT ke-204 Kota Bandung” di GOR Saparua Jalan Aceh Kota Bandung, Selasa (26/8/2014).

Menurut Ridwan, pungli di sekolah tidak boleh terjadi karena hakekat sekolah untuk mengajarkan kebaikan. Kalau alasannya kesejahteraan, dia berjanji akan memperhatikan kesejahteraan guru dan staf sekolah.

“Kalau terjadi di lingkungan pendidikan, malunya dua kali lipat. Tugas kita ngasih nilai kebaikan bukan keburukan. Coba bicarakan apa yang menjadi kekurangan? Sampaikan apa yang harus dilakukan untuk menjadikan sekolah itu juara,” tandasnya.

Ridwan berjanji akan mencari pendanaan dari luar negeri untuk menjadikan sekolah di Kota Bandung berkualitas juara. Karena itu, dia meminta sekolah berhenti melakukan pungli.

“Sekarang, regulasi soal adanya pungli tengah disusun. Pokoknya, kalau masalah uang tidak usah dari APBD, mungkin akan saya cari dari luar negeri dan lainnya,” pungkasnya.(inilahkoran.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.