Tertua di Bandung, Taman Baca Hendra Tetap Lestari

oleh -8 views

Sebelum virus corona mewabah, keberadaan taman bacaan menjamur di berbagai daerah. Entah melalui penetrasi pemerintah ataupun inisiatif pegiat literasi, taman bacaan sangat mudah dijumpai.

Di tengah banyaknya taman bacaan saat ini, Taman Bacaan (TB) Hendra telah berdiri jauh sebelum abad milenium. Terletak di Jln. Sabang No. 28, Kota Bandung, TB Hendra berdiri pada 1967 atau tahun terakhir Soekarno menjabat Presiden Indonesia. Taman bacaan ini sekarang telah berusia 54 tahun, sekaligus menjadi taman bacaan tertua di Bandung.

Tularkan Minat Baca

TB Hendra didirikan oleh Juliana Huwae yang sekarang sudah berusia 80 tahun. Generasi kedua sekaligus menantu Juliana, Atie Hendra menjelaskan, kecintaannya terhadap buku membuatnya memiliki banyak koleksi buku. Minat bacanya tersebut coba ia tularkan kepada keluarga dan tetangganya.

Ia pun kemudian menempatkan koleksi bukunya di garasi dan menyewakan kepada tetangga di sekitar rumahnya.

Seiring berjalannya waktu, koleksi buku di TB Hendra bertambah banyak seiring peningkatan anggota. “Hampir ada sekitar 7-8 ribu member. Setiap harinya selalu banyak,” ungkapnya.

Tak kurang ada 700 ribu buku yang dikoleksi, belum termasuk buku-buku lain yang belum terdaftar/diberi barcode. Buku yang dikoleksi pun beragam, mulai dari komik, manga, petualangan anak-anak, novel hingga roman.

Bahkan, cerita Atie, jika akhir pekan, jumlah pengantre lebih banyak dari biasanya. “Meski pagi belum buka, mereka sudah antre untuk meminjam buku. Pokoknya, waktu itu luar biasa peminatnya,” tuturnya.

Kondisi Berbeda

Namun, kondisi tersebut saat ini sulit ditemui sebab jumlah pengunjung menurun signifikan. Selain menghadapi era disrupsi, pandemi Covid-19 juga turut memengaruhi penurunan tersebut.

“Total member berkurang dan sekarang semakin turun karena mungkin banyak yang khawatir bukunya di-sharing dengan orang lain. Padahal, kita tetap menerapkan protokol kesehatan, secara rutin kita bersihkan,” ungkapnya.

Meski demikian, Atie akan tetap memelihara TB Hendra agar tetap hidup dan lestari seiring berkembangnya zaman.

Ajak Kenalkan Buku pada Anak

Bagi Atie, membaca buku selain menambah wawasan dan menghidupkan imajinasi, juga bisa membangkitkan kemampuan orang untuk memecahkan masalah. Ia pun mengajak para orang tua agar mengenalkan anak pada buku sedini mungkin.

“Generasi hari ini sebaiknya dikenalkan dengan buku mulai dari kecil. Karena, manfaat buku sangat bagus,” ujarnya.

Tips Merawat Buku

Pekerja di TB Hendra, Iding Hidayat pun berbagi tips cara merawat buku. Menurutnya, inti merawat buku adalah menjaga kebersihan. “Buku harus bebas dari debu. Agar tak lembab, bisa disebarkan kamper secukupnya, lalu sesekali terangi dengan cahaya lampu,” imbaunya menutup percakapan. (disdik jabar)