Teori Disampaikan Daring, SMK Diperbolehkan Gelar Praktikum Siswa dengan Protokol Kesehatan

oleh -14 views
Ilustrasi(pikiran-rakyat.com)
Arrief Ramdhani

DIREKTUR  SMK Kemendikbud, M. Bakrun mempersilakan SMK-SMK untuk melakukan praktikum keahliannya, namun dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Sedangkan pembelajaran teori diharapkan tetap memakai dalam jaringan (daring) karena masih dalam pandemi Covid-19.

PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

“Kami juga tahu sampai kapan pandemi ini akan berakhir, padahal siswa-siswa SMK membutuhkan pembelajaran khususnya praktikum,” kata Bakrun saat meresmikan modul pembelajaran kolaboratif dan integratif di SMKN 9  Bandung, Selasa, 1 September 2020.

Praktikum ini bisa saja dengan cara shift sehingga dalam satu kesempatan hanya diikuti beberapa siswa.

“Lalu siswa lain bergantian untuk melakukan praktikum. Para siswa dan guru harus tetap jaga jarak dan memakai masker saat praktikum,” ujarnya.

Dari sekitar 14.000 SMK di Indonesia, Bakrun mengakui, baru sebagian kecil yang sudah melakukan praktikum.

“Sebagian daerah yang zona kuning maupun hijau sudah melakukan praktikum, namun di zona merah seperti Jawa Timur baru persiapan sehingga belum ada praktikum,” ujarnya didampingi Sekretaris Disdik Jabar, Wahyu Mijaya, dan Kepala SMKN 9 Bandung, Anne Sukmawati.

Sedangkan Anne Sukmawati Kurnia Dewi menyatakan, pihaknya membuat modul pembelajaran kolaboratif dan integratif yang disusun para guru dan diserahkan kepada para siswa.

“Dengan modul ini akan memudahkan siswa dalam belajar di rumahnya sebab untuk pembelajaran masih daring. Bahkan untuk praktikum sendiri belum berani mengadakan sehingga kedatangan Pak direktur bisa jadi pencerahan buat kami,” katanya didampingi Kepala Tata Usaha SMKN 9 Bandung, Irman Khaeruman.

Selain itu, SMKN 9 Bandung juga meresmikan aplikasi praktik kerja lapangan (PKL) untuk memudahkan para siswa yang PKL.

“Biasanya pengawasan dengan kunjungan ke siswa, namun saat pandemi ini tentu saja butuh alat untuk berkunjung secara digital. Dengan aplikasi ini membuat aktivitas PKL siswa terpantau oleh guru pembimbing melalui ponsel,” katanya.(pikiran-rakyat.com)