Televisi Thailand Akan Menayangkan Program PKBM Unggulan di Jakarta

Monday 30 September 2013 , 0:54 AM
Vanda Phatoomros, Direktur Petch Rama Thailand sedang mewawancarai Feri, tutor di PKBM Malacca. Televisi Thailand akan menayangkan program pendidikan nonformal di Jakarta mulai awal tahun 2014.

Vanda Phatoomros, Direktur Petch Rama Thailand sedang mewawancarai Feri, tutor di PKBM Malacca. Televisi Thailand akan menayangkan program pendidikan nonformal di Jakarta mulai awal tahun 2014.

TIGA Televisi Thailand akan menayangkan program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) unggulan yang ada di Jakarta. Salah satu dari ketiga televisi tersebut adalah Education TV milik Kementerian Pendidikan Thailand.

“Programnya dibuat berseri, akan ditayangkan mulai awal hingga akhir tahun 2014,” ucap Vanda Phatoomros, Direktur Petch Rama Production, di Jakarta, Kamis (27/9). Petch Rama merupakan sebuah rumah produksi yang ditunjuk pemerintah Thailand untuk menggarap program tersebut.

Vanda beserta tiga orang kru telah mendokumentasikan kegiatan di PKBM Malacca. Di Lembaga pendidikan yang terletak di kawasan Palmerah tersebut, mereka meliput anak-anak jalanan yang menghias gerabah dengan kulit telur. Petch Rama juga diajak melihat proses pembuatan suvenir pernikahan dan hantaran yang dibuat oleh ibu-ibu.

“PKBM kami terletak di daerah padat penduduk. Kami berupaya memberdayakan ibu-ibu di sekitar sini, yang sebagian besar adalah masyarakat miskin,” ucap Feri, tutor PKBM Malacca saat diwawancara. Ia sangat senang kegiatannya mendapat apresiasi dari televisi Thailand.

Selain PKBM Malacca, Televisi Thailand juga akan menayangkan kegiatan di PKBM Miftahul Jannah. Di lembaga yang terletak di kawasan Rawamangun tersebut, mereka menyoroti program kesetaraan Paket A, B, dan C, program keterampilan komputer, serta program pemberdayaan perempuan.

Thailand sangat terkesan dengan program pendidikan nonformal yang diselenggarakan pemerintah Indonesia. Mereka bahkan kagum dengan pengelola PKBM Miftahul Jannah yang memberikan layanan pendidikan, dan makan gratis bagi seluruh warga belajarnya. “PKBM Miftahul Jannah menghabiskan satu karung beras setiap hari untuk para siswanya, dan mengeluarkan hingga Rp 75 juta perbulan untuk operasional pembelajaran. Ini luar biasa,” ucap Vanda.(paudni.kemdikbud.go.id)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.