Tanamkan Karakter Islami

oleh -4 views
Ilustrasi
Arrief Ramdhani
Ilustrasi
Ilustrasi

KHAWATIR dengan kondisi anak-anak saat ini yang dekat dengan perilaku kekerasan, Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya menggelar jambore anak. Kegiatan itu bakal dilakukan pada Minggu (26/10/2014) di Kompleks Pendopo baru Kabupaten Tasikmalaya Singaparna.

Jambore anak diikuti oleh sis­wa mulai dari ke­las 5 SD sampai siswa SMP itu dila­kukan untuk memperkuat ka­rak­ter pada anak. Sehingga anak-anak memiliki jiwa dan ber­perilaku islami yang sopan dan santun.

Ketua Umum Karang Ta­runa Ka­bu­paten Tasik­mala­ya, H Cecep Nu­rul Ya­kin di­dam­­pi­ngi, Sekretaris Umum Ka­rang Taruna Kabu­paten Ta­sikmaya, Ana Rohana menga­takan, jam­bore anak sengaja digelar untuk mena­namkan sikap so­pan santun pada anak.

“Selama sehari penuh, kami akan melakukan pencerahan terhadap anak-anak seputar ahlak sehingga, anak-anak memiliki sikap sopan dan santun serta berkarakter islami,” katanya kemarin.
Kata dia, dalam jambore anak tidak hanya diikuti oleh anak saja, tetapi juga dengan orang tua anak itu sendiri. Se­hingga muncul sebuah komunikasi antara anak dan orang tua.
Khusus untuk orang tua siswa, ada diskusi dan pengarahan seputar mengurus anak yang baik dari seorang fa­kar khusus bidang keluarga. Sedangkan untuk siswanya atau anak-anak disediakan ane­ka permainan yang meng­hibur di lokasi.

Harapan dia, karakter islami yang digali dalam kegiatan jambore tersebut bisa benar-benar meresap di jiwa anak-anak. Karakter atau sikap so­pan santun bisa ditularkan ke­pada siswa lainnya di sekolah atau di lingkungan tempat ting­gal anak itu sendiri.

Yang akan ikut jambore tersebut kata Ana, sebanyak 150 siswa berikut orang tuanya. Semuanya yang berada dekat dengan lingkungan Pen­dopo tempat jambore anak di gelar.

Kegiatan jambore anak sen­diri tegas Ana merupakan program Karang Taruna Jawa Ba­rat. Kegiatan tersbeut sudah digelar di Kota dan Kabupaten Bandung.

“Di Kabupaten Tasikmalaya ini kegiatan yang ketiga di Jabar. Awalnya akan dila­ku­kan di daerah lain. Hanya saja Ketua Karang Taruna Kabu­paten terus meminta kegiatan digelar di Kabupaten Tasik­malaya, dan Alhamdullilah berhasil,” katanya.

Selain, ada penguatan di bidang ahlak, jambore anak juga menjadi jembatan untuk anak-anak mengenal lingkungan. Karena dalam ke­giatan yang digelar sehari penuh itu anak akan dikenalkan ter­ha­dap lingkungan terutama pen­ting­nya menjaga ling­kungan alam.

Sejauh ini, ja­rang ada sebuah or­­ganisasi yang meng­gelar kegiatan kema­sya­­­rakat yang me­­libatkan orang tua dan anak secara ber­sa­maan dalam sa­tu kegiatan. Se­hing­ga mo­men­tum ini menjadi mo­men langka yang diharapkan memberi dampak besar terhadap perubahan sikap dan ahlak anak.(kabar-priangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.