Tak Mau Terselip Cerita Porno, Kini Buku Diseleksi Kemendikbud

oleh -4 views
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
Ilustrasi. (Foto: Reuters)

PEMERINTAH tengah menyiapkan regulasi baru yang mengatur peredaran buku-buku sesuai kurikulum sekolah salah satunya dengan menetapkan harga eceran tertinggi (HET) buku yang akan beredar.
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim menyatakan, regulasi diberlakukan mulai kurikulum sekolah 2013 ini. Jadi, semua buku yang menjadi pegangan siswa harus benar-benar sesuai standar minimal kurikulum.

Buku-buku ajar yang akan masuk kurikulum itu akan melewati proses seleksi dan pengawasan yang ketat dari Kemendikbud. Diharapkan tidak akan ada lagi buku-buku ajar di sekolah sampai kecolongan buku yang disisipi cerita porno dan sejenisnya.

“Buku yang beredar di sekolah nanti harus sepengetahuan Kemendikbud,” tegas Musliar, usai membuka Konferensi International Association of School Librarianship (IASL), di Denpasar, Selasa (27/8/2013).

Semua buku-buku yang masuk sekolah akan melewati proses penilaian dari berbagai aspek mulai meteri isi buku hingga harga yang dipatok sebelum dilempar ke pasar.

“Nanti ada regulasi soal harga, jadi ada harga eceran tertinggi untuk buku-buku baru yang akan masuk ke sekolah,” imbuhnya didampingi Kepala Perpustakaan Nasional Sri Sularsih.

Di pihak lain, Musliar menyatakan, guna mengoptimalkan peran perpustakaan sebagai sumber referensi pengetahuan bagi siswa selain di ruang sekolah maka ke depan ruang baca dan koleksi buku-buku itu harus ditambah.

“Sekolah juga harus membuat kebijakan untuk membikin perpustakaan dengan tenaga pustakawan yang memiliki kompetensi sesuai standar nasional,” imbuhnya.

Selain itu, perpustakaan sekolah harus menyediakan buku-buku pendukung lainnya yang tidak didapatkan siswa di ruang kelas untuk melengkapi atau menjadi referensi siswa sesuai kurikulum.(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.