Songsong Kurikulum 2013, Ide Pendidikan Matematika Digenjot

oleh -6 views
Ilustrasi (tips.fispol.com)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi (tips.fispol.com)
Ilustrasi (tips.fispol.com)

RENDAHNYA indeks literasi matematika Indonesia menunjukkan minimnya kemampuan siswa dalam bernalar dan memecahkan masalah sehari-hari. Hal tersebut ditunjang dengan tidak tepatnya substansi kurikulum pendidikan matematika yang diterapkan di Indonesia.
Untuk memerangi polemik itu, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Konferensi Nasional Pendidikan Matematika V dan Seminar Nasional untuk Menyongsong Kurikulum 2013.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor I Prof. Dr. Hendyat Soetopo, M.Pd, para pemateri, dan sekitar 425 orang peserta. Peserta terdiri dari 28 provinsi dan melibatkan 114 satuan pendidikan, sehingga layak disebut sebagai konferensi nasional. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mewadahi hasil penelitian guru dan dosen.

“Mudah-mudahan dari kegiatan ini dapat membuahkan ide-ide untuk menularkan pendidikan Matematika yang dikaitkan dengan kurikulum 2013,” ujar Hendayat yang juga dosen Fakultas Ilmu Pendidikan itu, yang disitat dari laman UM, Kamis (27/6/2013).

Konferensi ini turut menghadirkan pembicara handal dalam bidang Matematika, seperti Kepala BPSDM-PMP Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, serta Prof. Kaye Stacey dari Universiy of Melbourne. Kaye Stacey, memaparkan tentang PISA (Programe for International Student Assessment).
“PISA merupakan studi mengenai kematematikaan dan pertama kali dilaksanakan di 2000 kemudian diulang setiap tiga tahun. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kebijakan dan hasil pendidikan. Data per tahun mengalami perkembangan pesat, sehingga hasil akhirnya adalah bisa menilai dampak mutu pendidikan terhadap pendapatan dan pertumbuhan serta untuk memahami apa yang menyebabkan perbedaan prestasi siswa di seluruh Negara,” ucap Kaye.

Dalam konferensi kali ini, dikemas dalam sidang pleno dengan konsep paralel. Dengan menggunakan delapan ruangan, para peserta dan pemakalah melakukan diskusi terkait keilmuan Matematika, dilanjutkan  pengumpulan hasil sidang pleno dalam bentuk proceeding.

Ketua Panitia Sisworo mengatakan, acara dua tahunan ini diharapkan dapat lebih meningkatkan kemampuan dosen dan guru dalam bidang pendidikan Matematika maupun Matematika murni.(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.