SMPN 7 Cimahi Kembangkan Pendidikan Karakter

oleh -94 views
SMPN 7 Cimahi.(inilahkoran.com)
Arrief Ramdhani
SMPN 7 Cimahi.(inilahkoran.com)
SMPN 7 Cimahi.(inilahkoran.com)

KUALITAS pendidikan bukan hanya ditentukan letaknya yang berada di tengah kota ataupun perlengkapan sekolah yang mutakhir.

Berada di tengah pemukiman padat, tepatnya di Kampung Kebon Jeruk Kelurahan Cibeureum Kecamatan Cimahi Selatan, tak membuat siswa dan guru SMPN 7 Kota Cimahi terbawa arus. Semua fokus bersinergi membangun dan mengembangkan pendidikan karakter.

PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Karakter sendiri menjadi tema penting dalam kurikulum 2013. Sementara sekolah ini, sedang serius merintis pendidikan karakter melalui berbagai program sekolah. Berbagai aktivitas siswa yang telah diterapkan secara kontinyu dan pengawasan ketat dari pihak sekolah.

Kepala SMPN 7 Kota Cimahi Hilda Hidayati MPd menjelaskan, sekurangnya sudah menyiapkan berbagai program terkait dengan pengembangan karakter para siswa.

Karena ke depannya, pendidikan dituntut untuk menumbuhkembangkan siswa lebih kreatif dan inovatif. Sistem pembelajaran bukan lagi guru yang menjadi pusat, tetapi para siswa.

“Selain pembelajaran yang kita tingkatkan kualitasnya, pelaksanaan kurikulum 2013 juga sedang disiapkan. Target kami, mulai tahun ajaran ini sudah diaplikasikan kurikulum yang baru dengan maksimal,” terang Hilda saat ditemui di sekolahnya belum lama ini.

Dia menjelaskan, kurikulum yang baru itu memiliki banyak perbedaan signifikan. Aplikasinya tentu tidak bisa mendadak melainkan persiapan sejak dini. “Pengembangan karakter ini tak hanya megejar kurikulum, tetapi akan menjadi khas dari SMPN 7 Cimahi,” ujarnya.

Saat ini sekolah yang berdiri di atas lahan 2.640 meter persegi dengan jumlah siswa 1.104 orang, telah dibudayakan konsep sekolah go green. Sekolah yang ramah lingkungan, diyakini akan membentuk para siswa menjadi pribadi yang sadar akan kebersihan lingkungan, kesehatan alam, dan menyayangi sesama.

“Kita juga punya pojok baca di setiap kelas. Di pojok baca itu, ada Alquran 30 juz dan Juz Amma. Juga dilengkapi buku-buku cerita inspiratif, serta ditambakan buku-buku lagu wajib nasional dan bertemakan kepahlawanan,” katanya.

Pojok baca ini akan menjadi cikal bakal untuk kreativitas siswa membuat portofolio dan sejumlah karya siswa. Pada saatnya, kata dia, siswa akan melengkapi kelasnya sendiri dengan berbagai karya.

“Portofolio itu akan diganti sendiri oleh siswa setiap pekan, lalu disatukan dalam map. Itu akan menjadi arsip karya mereka, satu siswa punya satu map,” bangganya.

Selain itu, dikembangkan juga karakter disiplin, santun, dan tanggung jawab. Contoh program yang telah diterapkan adalah memotivasi siswa dan guru untuk salat berjaamah tepat waktu. Selain itu, memberikan teladan agr setiap siswa menerapkan adab sopan santun kepada orang tua, guru, dan masyarakat.

Di tempat yang sama, Ketua Komite SMPN 7 Kota Cimahi, Djaja Atmaja mengakui, sekolahnya bukan tergolong sekolah favorit. Apalagi letak sekolah yang kurang strategis ditambah kondisi ekonomi orang tua siswa rata-rata menengah ke bawah.

Namun, sekolah itu telah disiapkan menjadi lembaga pendidik yang menghasilkan peserta didik berkarakter.

“Ada keunggulan lokal yang akan kita kembangkan. Kami mendukung penuh program sekolah, sekolah berkonsep go green, pengembangan Imtaq, disiplin, dan tanggung jawab siswa,” ujarnya.(inilahkoran.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.